Serpihannya Ditemukan di Pulau Lancang dan Laki

Sriwijaya Air Resmi Jatuh, 53 Penumpang dan 12 Kru Belum Diketahui Nasibnya

Jakarta Akuratnews.com - Hilang kontaknya pesawat Sriwijaya Air tipe Boeing 737-500 rute Jakarta-Pontianak sekitar pukul 14.40 WIB, Sabtu (09/01) dipastikan adalah sebuah kecelakaan.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang hilang kontak telah jatuh. Dia menyebut ada 53 penumpang dan 12 orang kru di dalam pesawat tersebut.⁣

"Total penumpang 50 orang bersama 12 kru yang terdiri dari 43 dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi," kata Budi Karya dalam jumpa pers yang via Zoom, Sabtu (9/1) malam.⁣

Lokasi jatuhnya pesawat diduga di antara Pulau Laki dan Pulau Lancang di Kepulauan Seribu. Budi Karya menyatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan arahan agar pencarian dilakukan secaara maksimal.⁣

Tim SAR gabungan dari Basarnas hingga TNI-Polri menurut Budi Karya telah bergerak ke lokasi dengan mengerahkan kapal-kapal evakuasi.⁣

Dilaporkan pesawat itu dijadwalkan berangkat dari bandara Soekarno Hatta pukul 13.25 WIB, namun mengalami keterlambatan dan baru berangkat sekitar pukul 13.56 WIB.

Sejumlah warga Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, mengaku menemukan sejumlah benda yang diklaim sebagai serpihan pesawat.

Warga Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta mengatakan, menemukan barang-barang yang diduga serpihan pesawat di perairan di sekitar Pulau Lancang dan Pulau Laki.

Sementara, manajemen maskapai Sriwijaya Air menyatakan pihaknya sampai saat ini masih terus melakukan kontak dengan berbagai pihak terkait guna mendapatkan informasi lebih rinci terkait penerbangan SJ-182 rute Jakarta-Pontianak.

"Manajemen masih terus berkomunikasi dan menginvestigasi hal ini dan akan segera mengeluarkan pernyataan resmi setelah mendapatkan informasi yang sebenarnya" demikian keterangan tertulis Sriwijaya Air, Sabtu (9/1).

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga