Tensi Pilkada Wakatobi Naik, AMPG Serukan Pilkada Damai

Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Wakatobi, Ahmad Billfaqih (Foto: istimewa)
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Wakatobi, Ahmad Billfaqih (Foto: istimewa)

Wakatobi, Akuratnews.com - Dalam tahapan kampanye calon Bupati dan wakil Bupati Wakatobi, tensi politik terus naik. Bahkan kini salah seorang anggota DPRD Wakatobi dianiaya oleh salah seorang tim pemenang pasangan calon H. Haliana-Imiati Daud.

Kejadian ini pun spontan pendapatkan perhatian dari beberapa kalangan, salah satunya ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Kabupaten Wakatobi, Ahmad Billfaqih.

Ahmad Billfaqih pun menyeruhkan, seluruh tim pemenangan maupun pendukung dua pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Wakatobi agar berpolitik santun dan damai.

"Mari semua elemen masyarakat, baik itu tim maupun pendukung agar kita berpolitik santun dan damai, jangan Pilkada ini membuat kita semua bercerai berai, dan bermusuhan," katanya

Harusnya pesta demokrasi ini disambut meriah dan bahagia oleh seluruh masyarakat, bukanya malah mencederainya dengan tindakan yang tak terpuji seperti, tindakan kekerasan, hoax, dan fitnah.

"Mari kita maknai bersama Pilkada ini adalah pesta demokrasi. Namanya pesta, ya harus dirayakan dengan kebahagiaan, karena kita akan memilih pemimpin kita untuk lima tahun kedepan. Jangan pilkada ini buat kita anak bangsa bermusuhan," ajaknya

Menurutnya, dugaan tindakan kekerasan yang dialami politisi partai Golkar yang juga sebagai ketua GP Ansor Wakatobi ini akan mencederai nilai demokrasi yang telah ditata dengan baik.

"Kedua paslon telah melakukan deklarasi Pilkada damai, harusnya tim dan pendukung juga harus ikut berdamai dilapangan jangan bermusuhan," tegasnya

Ia pun meminta, kepada para tim maupun pendukung kedua paslon, jika menemukan pelanggaran maka laporan ke pihak yang berwenang agar ditindak, jangan main hakim sendiri dilapangan, karena akan membuat situasi polotik makin memanas.

Sebelumnya, pada minggu (4/10/2020), pukul 22:00 wita di desa Oihu kecamatan Togo Binongko, anggota DPRD Wakatobi fraksi Golkar, Hairudin Boton mengaku, dianiaya oleh salah seorang tim pemenang pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Wakatobi H. Haliana-Ilmiati Daud (HATI) di Binongko.

Namun persolah tersebut berakhir damai setelah pihak Polres Wakatobi memediasi kedua bela pihak di Polsek Binongko pada 6 Oktober 2020.

Penulis: Novrizal R Topa

Baca Juga