Tinjau Ruas Jalan Provinsi di Matim, Wagub NTT Minta Kontraktor Kerja Cepat

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Josef Nae Soi melakukan kegiatan kunjungan kerja di Kabupaten Manggarai Timur. Kedatangan Wakil Gubernur dan rombongan Pemprov NTT tersebut disambut oleh Bupati Manggarai Timur Andreas Agas bersama segenap pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Matim di Kampung Wukir, Desa Sangan Kalo Kecamatan Elar Selatan, Selasa, (14/1/2020).

Pada Kunjungan kerja itu, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur didampingi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) NTT Maksi Y. E Nenabu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT Ganef Wurgiyanto, Kepala Operasional Humas dan Protokol Setda NTT Jelamu A. Marius, Kasubag Perjalanan Biro Humat dan Protokol Setda NTT Aryos P. Y. L. Bay.

Agenda kunjungan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) itu dilaksanakan dalam rangka meninjau proses pengerjaan ruas jalan provinsi di Kecamatan Elar Selatan. Wagub NTT itu ingin memastikan proses pengerjaan jalur penghubung antara Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada berjalan dengan baik.

"Kita ingin memastikan proses pembangunan jalan ini bisa berjalan dengan baik", kata Nae Soi.

Selain itu, Josef Nae Soi berharap pengerjaan infrastruktur jalan segmen kedua tersebut bisa rampung hingga akhir bulan Februari mendatang sehingga masyarakat dapat segarah merasakan manfaatnya.

"Saya berharap mereka bisa kerja kebut dan bisa selesai bulan depan, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaat jalan ini", ungkapnya.

Nae Soi juga menegaskan, jika sampai pada waktu yang suda disepakati, pengerjaan proyek infrastruktur jalan milik dinas penataan ruang dan bangunan (PUPR) provinsi NTT tersebut belum selesai maka pihaknya akan mengabil langkah tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Kita tid bisa mengandai-andai, tentu kita semua berharap pembangunan jalan ini bisa selesai tepat waktu. Jika tidak sesuai dengan kesempatan kontrak kerja dengan PURP maka akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan yag ada", jelasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh media ini, tahap pertama, pengerjakan dilakukan berupa perbaikan hingga Hotmix dari Mukun hingga Desa Rana Mbata, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur. Pengerjaan ini dilakukan PT Wijaya Graha Prima dengan menghabiskan anggaran kurang lebih Rp.18 Miliar.

Sedangkan perbaikan tahap kedua, berupa pelebaran dan konstruksi pengerasan pasir batu (Sirtu) sepanjang 7 Kilometer dimulai dari Desa Paanwaru dan sementara dikerjakan, menelan dana kurang lebih Rp.15 Miliar itu dan dikerjakan oleh PT Agogo saat ini terus dikebut dan masih di Kampung Lando, Desa Paanwaru.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga