Usia ke 43 Tahun, Univ Budi Luhur Siap Napak Tilas dengan Berjalan Kaki Puluhan Kilo Meter

Ketua Yayasan Budi Luhur Cakti Kasih Hanggoro, saat memberikan penghargan dan tali kasih kepada para ahli waris karyawan dan dosen Universitas Budi Luhur. (Foto Akuratnews/Irawan)

AKURATNEWS – Universitas Budi Luhur (UBL) telah memasuki usia ke 43 tahun. Jalan panjang Kampus yang mengusung ilmu komputer ini pada awalnya, terus melakukan perubahan baik dalam bidang akademik hingga di luar akademik dengan bermacam inovasi mengusung kebudiluhuran.

Usia ke 43 tahun tepatnya pada tanggal 1 April 2022 mendatang, berbagai program acara dilakukan  UBL dalam menyambut usia yang sangat matang bagi sebuah kampus ini. Dalam reportase akuratnews.com Minggu, 27 Maret 2022 di Kampus UBL yang terletak di Petukangan Utara Jakarta Selatan, beragam kegiatan diselenggarakan secara offline, salah satunya melakukan napak tilas dengan mengendarai sepeda dari Jl. Budi Utomo no. 11 Jakarta Pusat yang merupakan Kampus Pertama UBL saat masih bernama Akademi Ilmu Komputer (AIK) Budi Luhur di Jakarta pada 1 April 1979, menuju Kampus Budi Luhur di Petukangan Utara Jakarta Selatan.

“Sejak pagi, kami napak tilas sejarah Budi Luhur dengan mengendarai sepeda dari Kampus lama, kita gowes. Selanjutnya kita mempererat dan menggali, selama 2 tahun kita pandemic dan mencoba merajut kembali masa yang hilang itu untuk mempererat silaturahmi,” ujar Rektor Univ. Budi Luhur Dr. Ir. Wendi Usino, M.Sc., M.M.

“Puncaknya nanti 1 April 2022, napak tilas dengan melakukan jalan kaki. Mungkin membutuhkan waktu yang lama dibanding naik sepeda. Tetapi antusiasme civitas akademika untuk ikut napak tilas cukup besar. Jadi mohon doanya situasi ini bisa kita nikmati kembali, yakni kebersamaan keluarga besar budi luhur,” lanjutnya.

Rektor menyampaikan, acara yang digelar pada Minggu, 27 Maret 2022 digelar dalam rangka apresiasi untuk beberapa hal. “Pertama, apresiasi kepada karyawan yang sudah mengabdi selama 10, 20 dan 30 tahun, dengan menyerahkan penghargaan kepada dosen yang juga sudah bekerja di luar job desk mereka yang ada 30 orang. Ke 30 dosen ini, kaitannya dengan program Menteri Pendidikan yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Jadi semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut diberikan apresisasi,” papar rector, kepada awak media.

Lebih jauh, rector menjelaskan, pihaknya selam pandemi Covid-19 banyak kehilangan keluarga Budi Luhur. Walaupun kehilangan tersebut belum tentu karena Covid, namun banyak karyawan dan dosen UBL yang pergi meninggal dunia.

"Itu kami berikan apresiasi dengan mengundang ahli warisnya, berupa penghargaan dan tali asih dari UBL. Walaupun mereka telah mendahului kita, tetapi kami tetap menjaga silaturahmi dengan keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Terkait dengan rangkaian acara, Rektor menyampaikan, acara ulang tahun UBL dimana rangkaian acara sudah dimulai sejak bulan Januari 2022 dengan lomba barista dan festival duren dan kopi nusantara untuk memperkenalkan buah, kopi nusantara yang harum dan nikmat.

Selain lomba tersebut, fakultas yang ada di UBL juga turut menyelenggarakan lomba, seperti diselenggrakan dengan kelompok umur yang bervariasi dari mulai umur 10 tahun hingga umur 23 tahun. “Banyak sekali timnya dan berikutnya adalah lomba duta netizen dari mahasiswa, kemudian CSR untuk memberikan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan,” imbuhnya.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga