Warga Jl. Kraton Minta Dipindah ke Rusun Indrapura, Rumah Malah Dibongkar Satpol PP

Satpol PP saat membongkar paksa rumah warga di Jl. Kraton, Kota Surabaya. (foto istimewa)

Jakarta, Akuratnews.com - Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya bongkar paksa rumah warga di Jl. Kraton, Kelurahan Alon-Alon Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Pembongkaran yang disebut warga sebagai tindakan semena-mena itu dilakukan karena Pemkot Surabaya menginginkan bangunan yang tidak berizin dibongkar karena dilarang berdiri di lokasi tersebut

Pembongkaran yang disebut warga sebagai pembongkaran semena-mena itu dilakukan pada Selasa (10//2019) kemarin.

Perwakilan warga, Samsuri mengatakan, prinsipnya warga bukan menolak untuk di relokasi di rumah susun Romokalisari, namun bagi warga Kraton, rusun Romokalisari berada di lokasi yang terlalu jauh dengan tempat mereka bekerja atau berjualan.

Warga menginginkan rusun yang lebih dekat dari Jl. Kraton, yakni rusun Indrapura yang dianggap berdekatan dengan tempat mereka mencari nafkah.

Namun sayangnya, rusun tersebut masih dalam proses pembangunan. Oleh karena itulah warga menginginkan agar Pemkot Surabaya menunda pembongkaran sampai rusun Indrapura selesai dibangun.

“Harapan warga Kraton, agar pemerintah Kota, menunda pembongkaran dan beri waktu sampai rusun Indrapura siap untuk di tempati,” ujar Samsuri, kepada media lokal setempat, Sabtu (14/09/2019).

Hingga berita ini dirilis, belum ada pernyataan resmi dari Pemkot Surabaya terkait permintaan warga yang meminta di relokasi ke rusun Indrapura, apakah dikabulkan atau tetap memaksa warga untuk menghuni rusun Romokalisari. (*)

Penulis: ....
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga