oleh

Anggota Sekkau Terima Penyuluhan Kesehatan

Jakarta, Akuratnews.com – Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) mengikuti penyuluhan kesehatan oleh Tim penyuluh RSAU dr. Esnawan Antariksa, bertempat di gedung serbaguna Pramanasala, Ksatrian Sekkau, Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (11/4).

Dihadapan seluruh pejabat dan anggota Sekkau, Kadisjiandik, Letkol Tek Sunu Eko Prasetyo mewakili Komandan Sekkau membacakan sambutan Komandan Sekkau.

Dansekkau mengatakan, sehat adalah investasi bagi pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), karenanya perlu dijaga dan dirawat dengan baik untuk menghasilkan SDM yang berkualitas. “Permasalahan kesehatan saat ini bukan hanya bagaimana cara mengendalikan berbagai penyakit infeksi, namun juga tentang penyakit non infeksi, salah satunya adalah stroke,” tuturnya.

“Sampai saat ini penyakit srtoke masih merupakan penyakit penyebab kematian tertinggi. Karenanya penting bagi kita mengetahui dengan baik tentang tanda dan gejala juga cara penanganannya, pencegahannya, sehingga kualitas hidup manusia dapat lebih ditingkatkan”.

dr. Buyung Arif Hamzah, Sp.PD., selaku ketua Tim Penyuluh menyampaikan, penyakit stroke merupakan sindrom klinis yang awal timbulnya adalah mendadak, progresi cepat berupa defisit neurologis, fokaldan/atau global, berlangsusng selama 24 jam atau lebih, atau langsung menimbulkan kematian semata-mata disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik.

Ia juga menjelaskan pada penyuluhan tersebut, tentang jenis penyakit stroke, gejala-gejala stroke, juga faktor-faktor yang memungkinkan terjadinya resiko stroke diantaranya ada faktor yang tidak dapat dirubah yaitu usia karena bertambahnya umur menjadikan elastisitas pembuluh darah juga berkurang, jenis kelamin (pria), riwayat keluarga, riwayat stroke, juga adanya penyakit jantung koroner.

Sementara faktor penyebab Stroke yang dapat dirubah atau diantisipasi adalah hipertensi, diabetes melitus, merokok, penyalahgunaan alkohol atau obat-obatan, obesitas, dislipidemia dan hematokrit meningkat.

“Seseorang penderita stroke disarankan tidak mengalami keterlambatan penanganan saat diketahui adanya beberapa gejala stroke yang dirasakan agar tidak terjadi kecacatan sebagai akibatnya,” sarannya.

Bahwasanya stroke hanya menyerang orang tua dan tidak dapat disembuhkan adalah mitos, karena faktanya stroke dapat menyerang usia muda dan penanganan dini penderita stroke dapat diobati untuk penyembuhannya.

“Karenanya, marilah kita senantiasa menjaga kesehatan dengan menjalankan pola hidup sehat. Hentikan dan hindari kebiasaan merokok, atasi dan kendalika stres dan depresi, makan makanan sehat, kurangi pemakaian garam, aktif berolahraga dan kurangi alkohol,” tandasnya.

Komentar

News Feed