Beranda Megapolitan Gelar Unjuk Rasa, AMUK Minta Dirut Telkom Dicopot

Gelar Unjuk Rasa, AMUK Minta Dirut Telkom Dicopot

93
0
BERBAGI
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Menyikapi adanya dugaan penyalahgunaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom), ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan (AMUK) berunjuk rasa di depan Kantor Pusat PT Telekomunikasi Indonesia yang berada di Kawasan Jalan Jendral Gatot Soebroto, Mampang Prapatan l, Jakarta Selatan pada Senin (16/04/2018).

“Kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilaksanakan oleh PT Telekomunikasi Indonesia Tbk di berbagai daerah terasa diskriminasi. Kegiatan yang meliputi perbaikan sarana ibadah, akses air bersih, hingga fasilitas pendidikan berupa BLT dan I-Chat tersebut dikatakan menghabiskan dana hingga Rp 3,95 miliar,” kata Ketua AMUK Michael Djamal di Jakarta.

Salah satu kegiatan tersebut adalah pemberian bantuan untuk salah satu rumah ibadah di salah satu kabupaten Provinsi NTT yang menggunakan anggaran 3,5 miliar rupiah.

alterntif text

“Diskriminasi ini terlihat saat kegiatan renovasi yang dilakukan PT Telkom sebagai bentuk komitmen Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai wujud kontribusi dan sinergi BUMN untuk membangun melayani dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat Indonesia dalam prakteknya dinilai tidak seimbang,” beber Djamal.

Menurut Djamal, ketidak seimbangan itu dikarenakan PT Telkom yang memberikan bantuan kepada Masjid Raya Mujahidin Pontianak hanya senilai 100 Juta Rupiah, sedangkan untuk bantuan Gereja di Kupang NTT, Jayapura Papua, Manokwari Papua Barat, Pontianak Kalimantan Barat, Ambon Maluku dan Medan Sumatera Utara senilai 3,4 miliar. “Padahal dana CSR adalah dana yang diperuntukkan untuk masyarakat secara adil dan proporsional,” terang Djamal.

Atas dasar ketidak seimbangan yang dilakukan oleh PT Telkom dalam pengelolaan dana CSR itu, maka Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan menyampaikan beberapa tuntutan yakni:

Pertama, meminta kepada Menteri BUMN untuk segera mencopot Alex J Sinaga sebagai Dirut PT Telkom dan tidak memilih kembali Alex J Sinaga dalam RUPS nantinya.

Kedua, meminta Alex J Sinaga segera mundur sebagai Dirut PT Telkom karena terlalu rasis.

Ketiga, mendesak Presiden Jokowi untuk segera menginstruksikan kepada Menteri BUMN segera menggantikan Alex J Sinaga.

Keempat, PT Telkom di bawah pimpinan Alex J Sinaga cenderung diskriminatif terhadap agama tertentu serta harga saham Telkom di pasar modal terus merosot sehingga investor dan pasar sudah mulai tidak percaya kepada direksi Telkom.

Kelima, usut dan periksa Marisi Rose Evelita Damanik istri Alex J Sinaga Dirut PT Telkom karena diduga kuat terlibat sejumlah daendels dan perannya yang luar biasa di PT Telkom.

Keenam, Alex J Sinaga harus bertanggung jawab atas hilangnya satelit Telkom 1.

Setelah melakukan aksinya di Kantor Pusat PT Telkom, Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Untuk Keadilan kemudian melanjutkan aksinya menuju Istana Negara. (Jewe)

LEAVE A REPLY