oleh

Gunakan Data SKCK Palsu Bisa di Kenakan Pasal Penipuan

Citeureup, Akuratnews.com – Ternyata SKCK penting dan berguna bagi kepolisian sebagai Bank data pencatatan pihak kepolisian.

AKP Agus Hidayat SH, Kanit Intelkam Polsek Citeureup menjelaskan kesadaran masyarakat dalam membuat SKCK cukup tinggi terbukti dipolsek Citeureup dalam sehari mereka bisa mencapai 30 orang yang membuat SKCK

“Masyarakat mulai sadar SKCK itu penting sebagai syarat mutlak untuk digunakan sebagai bagian dari syarat yang dicantumkan melamar suatu pekerjaan baik di pemerintahan dan swasta” Ujar AKP Agus, kepada Akuratnews.com, selasa. (17/01/17).

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak membuat SKCK palsu dengan mengcopy paste skck orang lain,atau memperpanjang SKCK dengan tulisan sendiri.

Masyrakat yang menggunakan Data SKCK palsu bisa dikenakan pidana dengan pasal penipuan.

” jika menggunakan data palsu maka akan dikenakan Pasal 378 KUHP tentang penipuan,dengan pidana 4 tahun penjara,” Jelasnya.

“Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain dengan melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat ataupun dengan rangkaian kebohongan menggerakan orang lain untuk menyerahkan sesuatu benda kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena penipuan dengan pidana penjara paling lama 4 (empat tahun) ungkap Agus.

Perlu diketahui Saat ini berdasarkan PP NO 60 tahun 2016 tentang penerimaan negara bukan pajak (PNPB) dilingkungan polri khususnya intelkam PNPB SKCK disesuaikan yang semula Rp 10000 sekarang menjadi RP 30.000.kenaikan PNPB tersebut berlaku mulai tanggal 6 Januari. (Toro)

Komentar

News Feed