oleh

Jangan Kaget kalau Kasus “Chat” Mesum Rizieq Dibuka Lagi Nanti

Jakarta, Akuratnews.com – Mabes Polri melalui Brigjen Mohammad Iqbal, membenarkan jika polisi telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) atas kasus dugaan chat mesum Imam FPI, Rizieq Shihab.

Rizieq saat ini terlepas dari deraan kasus tersebut karena polisi tidak menemukan orang yang mengunggah percakapan whatsapp yang diduga antara Rizieq Shihab dengan Firza Husein itu.

“Kasus tersebut dihentikan karena menurut penyidik, kasus tersebut belum ditemukan peng-upload-nya,” kata Karo Penmas Mabes Polri M. Iqbal seperti dikutip dari detik.com, Minggu (17/06/2018).

Diketahui, gambar dari percakapan bernuansa pornografi yang diduga melibatkan Rizieq-Firza, pertama beredar melalui situs baladacintarizieq.com pada awal 2017 lalu.

Rizieq, sempat ditetapkan sebagai tersangka dengan jeratan Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi pada 29 Mei 2017.

Setahunan kemudian, pada Minggu (24/4/2018), Tim 11 Ulama Alumni 212 menggelar pertemuan tertutup dengan Presiden Jokowi di Bogor dan berharap kasus-kasus yang mendera ulama ataupun aktivis 212 bisa di SP3-kan.

Sebelum dilimpahkan ke Mabes Polri hingga berujung SP3, kasus dugaan chat mesum Rizieq ini semula ditangani oleh Polda Metro Jaya. Polda, sebenarnya memiliki Tim Cyber Crime yang terbukti cukup andal dalam mengungkap kasus-kasus kriminal daring.

Baru-baru ini, Tim Cyber Crime Polda Metro Jaya berhasil menangkap pelaku penyebar hoax terkait dugaan hubungan terlarang Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman dan Bupati Pandeglang, Irna Narulita.

Sejak Amran melapor pada tanggal 10 Juni 2018, dua hari berselang, tepatnya Rabu (12/6/2018), Wakapolri Komjen Syafruddin langsung mengkonfirmasi penangkapan terhadap tersangka penyebar hoax.

Kasus kejahatan daring yang fenomenal lainnya seperti kasus Buni Yani pada 2017 dan dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Himma Dewiyana Lubis terkait insiden terorisme Jawa Timur beberapa waktu lalu, juga menjadi bukti kehebatan polisi siber Polda Metro Jaya.

Maka tak aneh, jika Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen M. Iqbal mengatakan, “Terhadap kasus ini (dugaan chat mesum Rizieq yang telah SP3) dapat dibuka kembali bila ditemukan bukti baru,”.

Dan tak aneh pula jika kasus ini terkubur selamanya. (MDz)

Komentar

News Feed