Beranda Hukum KPK Didesak Awasi Rencana Megaproyek Bandara Siboru Kabupaten Fakfak

KPK Didesak Awasi Rencana Megaproyek Bandara Siboru Kabupaten Fakfak

58
0
BERBAGI
Gedung KPK
alterntif text

Jakarta, Akuratnews.com – Penggagas Konsorsium Anti Korupsi (KAK) Provinsi Papua Barat dan Ketua DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Kab. Fakfak, La Deny Laode Badi, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar proaktif untuk mengawasi rencana pembangunan Bandara Siboru di Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat.

“Kami mendesak KPK agar turut serta mengawasi mulai dari studi kelayakan, perancangan anggaran hingga proses pelelangan proyek harus diikuti secara ketat” ujar Laode kepada Akuratnews.com di Jakarta, Minggu (10/09/17).

Laode menambahkan bahwa proyek ini pernah dihentikan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dengan alasan biaya terlalu besar dan berbagai alasan lain, walaupun sudah ada proses pengerjaan berupa penebangan pohon-pohon, dan yang menjadi pertanyaan publik adalah mengapa proyek ini harus dilanjutkan kembali.

“Harus ada penjelasan yang sangat mendetail bahwa apa urgensi pembangunan bandara ini sesungguhnya padahal sudah dihentikan oleh Kemenhub” tanyanya.

Lanjut Laode, untuk membangun bandara di Siboru akan menelan dana ratusan miliar bahkan triliunan rupiah dan bila KPK tidak proaktif maka dirinya khawatir bahwa bisa saja uang rakyat yang sedemikian banyak itu tidak tepat sasaran.

“Membangun bandara di manapun itu harus ada infrastruktur pendukung dulu yang mapan seperti fasilitas jalan dan listrik, dan kalau ujug-ujug bangun bandara yang menelan dana ratusan miliar bahkan lebih, KPK harus ikut mengawasinya,” pungkas Laode. (Ahy)

alterntif text

LEAVE A REPLY