oleh

Napi LP Tangerang Kendalikan Tersangka Clan Lab Majene

Jakarta, Akuratnews.com – Pabrik gelap narkoba (Clan Lab) di kawasan Majene, Sulawesi Barat berhasil diungkap tim Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 9 Juli 2018 lalu. Dari hasil penangkapan, tim BNN mengamankan empat orang tersangka.

Tersangka SWA (29 tahun) diamankan saat memproduksi shabu di rumahnya yang berlokasi di BTN Griya Pesona Lembang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Dari hasil penangkapan itu tim BNN menemukan barang bukti berupa bahan pembuat narkotika beserta alat yang digunakan untuk membuat barang haram tersebut.

“Awal mula kita mengamankan seorang pria yang memproduksi shabu di rumahnya. Kemudian tim terus melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka lainnya”, ungkap Heru Winarko, selaku kepala BNN, di markas BNN, Cawang, Jakarta Timur pada Rabu (9/8/2018) siang.

Selain SWA, tersangka lainnya yang berhasil diamankan adalah JUF (44 tahun), ia berperan sebagai pengambil obat dan pengantar barang ke kantor pos di kawasan Komplek Pasar Petoosang, Kecamatan Alu, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Tersangka lainnya yaitu HAS (43 tahun) yang berperan sebagai tester shabu di Jalan Lorong Barito, Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Menariknya, ketiga tersangka pabrik shabu rumahan itu dikendalikan oleh seorang napi LP kelas 1 Tangerang bernama Lheksy. Ia sebelumnya divonis 20 tahun penjara pada tahun 2010 lalu karena kasus produksi shabu di Villa Regency, Tangerang.

“Meski sudah divonis 20 tahun penjara pada tahun 2010 karena kasus produksi shabu, ia masih bisa mengendalikan jaringan dari dalam lapas”, terang Irjen Pol Arman Depari, selaku deputi pemberantasan BNN. (Rhm)

Komentar

News Feed