10 Proyek Properti PT Harmony Land Group Diluncurkan, Konsumen Tak Perlu Ragu Soal Perizinan

AKURATNEWS - 10 proyek properti yang tersebar di Jabodetabek diluncurkan PT Harmony Land Group. Menariknya, tak hanya kaum mapan, properti ini juga membidik kaum milenial sebagai pasar potensial.    .

Peluncuran 10 proyek properti ini sendiri dipusatkan di The Angsana Foresthill Bojonggede, Bogor, Sabtu (1/7). Hadir dalam peluncuran ini, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Utomo dan notaris Isa Meilia.

CEO Harmony Land Group, Fithor Muhammad dalam sambutannya menjelaskan, properti bagi kaum milenial saat ini juga menjadi sebuah kebutuhan mendasar. Tujuan mereka membeli properti mayoritas untuk ditempati dan bukan untuk investasi.

“Itu sebabnya, kami optimis jika 10 proyek properti ini akan diminati milenial,” ujar Fithor Muhammad.

Hal itu dibuktikan di proyek The Angsana Foresthil yang berlokasi di Bojonggede, Depok. Proyek ini sangat diminati milenial, peminatnya mencapai 500 orang.

“Memang tidak semua aplikasinya disetujui bank, namun hal itu menunjukkan pangsa pasar properti di level ini memang masih sangat besar,” paparnya.

Lanjut Fithor, kaum milenial dengan kisaran gaji antara Rp5 hingga Rp20 juta per bulan sudah mulai berpikir tentang hunian. Jumlah mereka cukup besar dan membutuhkan ketersediaan rumah dengan berbagai fasilitas penunjang.

“Tuntutan kaum milenial terhadap hunian yang ideal memang cukup tinggi, tak sekadar bangunan yang kokoh tetapi juga kekinian. Bersyukur kami bisa memenuhinya,” tukas Fithor.

Karena itulah, proyek properti di bawah naungan Harmony Land Group berupaya memenuhi segala tuntutan dan kebutuhan fasilitas yang diinginkan kaum milenial. Misalnya desain bangunan yang kekinian, fasilitas olahraga, taman, jalan yang memadai, saluran air, lingkungan yang asri, akses transportasi publik yang mudah dan sejumlah kemudahan lainnya.

“Setelah mereka melihat maket, mengunjungi lokasi proyek, serta melihat rumah contoh yang kami bangun umumnya mereka tertarik dengan produk properti yang kami tawarkan,” tambahnya.

Soal perizinan perumahan yang dibangunnya, Fithor menyatakan semua sudah diselesaikan dengan baik. Dalam mengurus berbagai perizinan ini pihaknya bekerjasama dengan notaris senior, Isa Meilia dari Kantor Notaris Isa Meilia. Termasuk dalam membuat akta otentik mengenai segala akta, perjanjian dan ketentuan yang dipersyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, serta menyimpan dan memberikan salinan atau petikan akta.

“Kami tidak mungkin berani membangun jika semua perizinan belum lengkap. Semua proyek yang kami tangani selalu mengutamakan perizinannya lengkap dulu sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan gara-gara kegiatan proyek dihentikan,” ujarnya.

Optimisme itu pun diakui Isa Meilia, notaris rekanan Harmony Land. Menurutnya, selama bekerja sama enam tahun, ia melihat Harmony Land bukan hanya sebuah developer saja, tapi developer yang amanah.

“Kenapa amanah, karena menjunjung tinggi legalitas dan memberikan rumah yang sesuai dengan spek yang dijanjikan," ujar Isa,

Ia pun serasa menemukan partner yang sejalan dan tepat dalam bisnis properti dengan Harmony Land.
Oleh karenanya, ke depannya pihaknya akan terus saling support dalam hal kerjasama terkait legalitas properti.

Isa juga mengungkapkan optimismenya terkait minat mmasyarakat terhadap properti dari Harmony Land. Menurut Lia, persoalan legalitas saat membeli properti menjadi hal yang mendapat perhatian dari developer ini sebagai bagian dari layanan terhadap pelanggan atau konsumen.

Kerjasama antara kantor notaris Isa Meilisa dengan Harmony Land Group sendiri sudah berjalan selama enam tahun. Selama itu pula developer Harmony Land sangat menjaga amanah dari calon pelanggannya.

“Kenapa amanah, karena menjunjung tinggi legalitas dan memberikan rumah yang sesuai dengan spek yang dijanjikan,” tegasnya.

Ia pun serasa menemukan partner yang sejalan dan tepat dalam bisnis properti dengan Harmony Land. Ke depannya, Lia akan terus saling support dalam hal kerjasama terkait legalitas properti Harmony Land Group.

Di kesempatan sama, Wakil Walikota Depok, Imam Budi Hartono berpesan kepada semua pengembang termasuk PT Harmony Land Group agar dalam menangani proyek propertinya menerapkan konsep Rahmatan Lilalamin.

“Artinya dalam membangun proyek perumahan harus memperhatikan semua mahluk baik yang hidup maupun yang mati, termasuk juga kelestarian alam. Jangan sampai proyek perumahan merusak sistem drainase, apalagi menutup setu yang bisa berakibat banjir,” tandasnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga