Aktivitas Belajar Santri di Ponpes Bakal Dibuka Kembali

Suasana rapat koordinasi yang dipimpin Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, membahas SOP tentang kembalinya santri ke ponpes masa darurat corona di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.
Suasana rapat koordinasi yang dipimpin Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, membahas SOP tentang kembalinya santri ke ponpes masa darurat corona di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo.

Sidoarjo, Akuratnews.com - Aktivitas belajar santri di pondok pesantren (ponpes) bakal dibuka kembali dalam waktu dekat ini. Mengingat pandemi Covid-19, banyak pengasuh ponpes itu mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP)-nya ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sidoarjo.

Alasan tersebut, kemudian Kantor Kemenag berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten, serta mengundang pemangku ponpes se-Sidoarjo untuk membahas SOP itu.

Demikian dikemukakan Plt. Kepala Kantor Kemenag, H. Arwani saat membuka rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Bupati, H. Nur Ahmad Syaifuddin selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sidoarjo mengenai kembalinya santri ke ponpes masa darurat corona, bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Jumat (12/6/2020).

"Jumlah santri, baik dari dalam maupun luar yang belajar di ponpes di Sidoarjo sekitar 34 ribu. Namun, kami belum pilah berapa jumlah santri asal dan luar Sidoarjo, kami akan minta ke ponpes," jelasnya.

Menanggapi permasalahan itu, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin menuturkan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya terhadap pemangku ponpes, terpenting kegiatan belajar santri terlaksana dengan baik dan mematuhi protokol kesehatan. Juga, pihaknya siap membantu, apabila ponpes membutuhkannya.

"Intinya, apa yang harus dilakukan ponpes dan apa yang bisa dibantu Pemkab? Kami segera rampungkan Perbup-nya, agar bisa dijadikan pijakan untuk menyambut kembalinya para santri ke ponpes," ucapnya.

Rapat koordinasi yang diikuti pemangku ponpes se-Sidoarjo itu, juga dihadiri Sekda A. Zaini, Kadinkes drg. Syaf Satriawarman dan sejumlah pihak terkait.

Baca Juga