Aliansi Relawan Jokowi Dorong Haidar Alwi Jadi Menteri BUMN

Haidar Alwi dianggap sebagai sosok yang pas untuk menjabat Menteri BUMN setelah melihat gebrakannya yang terus fokus dan konsisten bicara bahaya Radikalisme dan Intoleransi.

Jakarta, Akuratnews.com - Nama Haidar Alwi, mengemuka di tengah rencana pembentukan kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi)) yang rencananya akan diumumkan pada bukan Oktober 2019 mendatanag. Terkait nama R. Haidar Alwi, aliansin Jokowi (ARJ) mendorong dan mengusulkan R. Haidar Alwi untuk masuk Kabinet Indonesia Kerja II Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai Menteri BUMN.

Koordinator ARJ, Aidil Fitri menyatakan dukungan pada R. Haidar Alwi karena gebrakannya saat menjabat sebagai Penanggung Jawab di Aliansi Relawan Jokowi.

"Sehubungan dengan pernyataan dari Pak Jokowi bahwa Partai Politik dan Relawan dipersilakan memberi usulan calon menteri, maka saya Aidil Fitri yang saat ini menjabat sebagai Kordinator ARJ bersama sekitar 800 Ketum Organ di ARJ akan memberikan dukungan dan mengusulkan Bapak R. Haidar Alwi sebagai menteri BUMN," kata Aidil Fitri melalui rilis yang dikirim ke media, Jakarta, Minggu (28/7/2019)

Aidil Fitri menganggap Haidar Alwi sebagai sosok yang pas untuk menjabat Menteri BUMN setelah melihat gebrakannya yang terus fokus dan konsisten bicara bahaya Radikalisme dan Intoleransi. Apalagi menurut Aidil berdasarkan survei terbaru sebahagian besar ASN dan BUMN sudah terpapar paham Radikalisme. Menurut Aidil lagi ini sangat berbahaya untuk negeri ini. Untuk itu Aidil menganggap sosok Haidar Alwi mampu memberantas Radikalisme dan Intoleransi ditubuh ASN dan BUMN.

"Menurut kami sosok calon "pembantu" presiden dan wakil presiden dalam Kabinet Indonesia Kerja II ini harus berani, punya integritas, kapabilitas, mampu menjawab tantangan jaman (progresif), nasionalis, berdedikasi, loyal serta setia kepada ideologi Pancasila dan NKRI. Kami anggap Pak Haidar Alwi sebagai sosok terbaik yang mampu membuat banyak perubahan di Kementerian BUMN khususnya terkait masalah Radikalisme dan Intoleransi," ungkapnya.

Lebih jauh dia mengungkapkan, Haidar merupakan sosok yang berani, loyal dan setia kepada Pancasila dan NKRI. Apalagi selama ini dinilai Haidar sangat aktif bicara tentang bahaya Radikalisme dan Intoleransi dimana-mana.

"Selain mempertimbangkan leadership, kecepatan gerak, kemampuan mengambil risiko, kemampuan manajerialnya, Pak Haidar memiliki loyalitas tinggi kepada NKRI," pungkas Aidil.

Aidil sendiri mengaku saat ini sekitar 800 Ketua Umum Organ yang tergabung di dalam ARJ sedang melakukan konsolidasi sebagai bentuk dukungan mereka kepada R. Haidar Alwi.

Penulis:

Baca Juga