Aliansi Relawan Jokowi Indonesia Siapkan Konvensi Kandidat Menteri 2019-2024

Konferensi Pers Aliansi Relawan Jokowi Indonesia terkait Konvensi Kandidat Menteri 2019-2024 (foto: Hugeng Widodo/Akuratnews.com)

Berangkat dari hal itulah, ARJ Indonesia merasa terpanggil dan berinisiatif menyelenggarakan Konvensi Visi Indonesia atau "Konvensi Kandidat Menteri Kabinet 2019-2024" pada Tanggal; 27, 28, 29 September 2019 di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta. ARJ Indonesia berharap dalam Konvensi tersebut, dapat melahirkan dan merekomendasi Kandidat Menteri Kabinet berikut Usulan program-program unggulan yang berguna bagi Presiden terpilih untuk menentukan siapa-siapa yang pantas duduk sebagai menteri.

"ARJ Indonesia sangat memahami, bahwa penentuan siapa-siapa yang dapat menjadi Menteri Kabinet, sepenuhnya adalah kewenangan dan Hak Preogratif Presiden." papar Budi.

Namun berangkat dari situasi politik yang sangat komplek dan terus menerus dihangatkan oleh "lawan politik", sejak rencana pindahnya Ibu Kota Negara RI serta segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Jokowi di periode ke dua, maka acara Konvensi Visi Indonesia ini, semata mata bermaksud hanya untuk memberi masukan, atau solusi alternatif dan turut meringankan Jokowi dalam menentukan atau memilih pembantunya.

"Sekaligus berperan aktif serta bertanggung jawab sebagai kelompok masyarakat (relawan) yang telah mengajak rakyat indonesia untuk mendukung dan memenangkan pasangan Jokowi - Maruf Amin dalam pilpres 2019." tandasnya.

Dalam konvensi itu, rencananya, pada hari pertama nanti, akan dibuka dengan sarasehan. Dari sarasehan itulah nanti ada keputusan dari para relawan untuk mengadakan konferensi. "Di dalam sarasehan itu nanti ditutup atau diawali dengan pandangan pandangan umum dari kawan-kawan ketua umum relawan yang nanti hadir dan tergabung sebagai peserta konvensi." terangnya.

"Dalam pandangan umum, bukan hanya sekedar kami mencoba mengusulkan kandidat-kandidat menteri yang menurut kami layak duduk dalam kabinet, tapi juga kami akan ikut mengkritisi menteri-menteri yang gagal yang tidak perlu dan tidak boleh lagi di masukkan dalam kabinet periode yang akan datang ini." tandas Budi.

Menurut dia , Periode ini merupakan periode yang sangat krusial buat Jokowi. Oleh karena itulah, ARJ Indonesia nantinya akan mengusulkan agar menteri-menteri yang jadi beban politik Jokowi itu akan diminta supaya tidak disertakan lagi dalam kabinet. Usulan juga mencakup bagi kandidat-kandidat yang dianggap pantas dan layak masuk kabinet. Setelah itu, barulah nanti ada pembacaan visi misi para Kandidat-kandidat.

Selanjutnya 1 2 3
Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi
Photographer: Hugeng Widodo

Baca Juga