Peringati Hari Kesehatan Nasional

Banjarmasin Kota Pembuka Aksi Mural Dorong Revisi PP 109/2012 di Tahun 2021

AKURATNEWS – Banjarmasin menjadi kota pertama dimulainya gelaran #ParadeMural Hari Kesehatan Nasional. Pembaharu Muda 3.0 dari Kota Banjarmasin, Zehrina, memulai kegiatan #ParadeMural dengan aksi kreatif mewarnai mural, berlangsung pada 16 Oktober lalu di Taman Kamboja, Kota Banjarmasin.

 Zehrina merupakah salah satu dari 17 anak muda terpilih dari 15 kota di Indonesia yang telah mengikuti Pelatihan Pembaharu Muda 3.0, sebuah kegiatan yang difasilitasi Yayasan Lentera Anak sejak 2016, bertujuan menciptakan pemimpin muda yang peduli, berkomitmen dan berperan bersama organisasi dan komunitasnya untuk mendukung penurunan prevalensi perokok di Indonesia melalui kampanye, advokasi dan aksi bersama.

Seusai menjalani Pelatihan Pembaharu Muda 3.0 di Bogor selama lebih kurang 5 hari dengan materi utama kepemimpinan, advokasi, berkolaborasi dengan media, melakukan kampanye, menggerakkan komunitas/organisasi dan membangun jaringan serta menyusun rencana aksi, ke-17 anak muda sudah Kembali ke kota masing-masing untuk menyiapkan rencana aksi untuk menyambut Hari Kesehatan Nasional 2021 yang diperingati setiap tanggal 12 November.

Beragam rencana aksi yang mereka siapkan, mulai dari #Parade Mural, webinar, talkshow di radio, kampanye di media sosial dan melakukan audiensi dengan pemangku kepentingan di daerah masing-masing.

Zehrina, PM 3.0 kota Banjarmasin memulai kampanye offline #Parade Mural dengan menggelar aksi kreatif Mewarnai Mural di Taman Kamboja Kota Banjarmasin pada 16 Oktober lalu. Dalam aksi mewarnai mural ini Zehrina berkolaborasi dengan Lembaga perlindungan anak dan Forum Anak Kota Banjarmasin.

Sebelumnya, pada 15 Oktober, Mch. Intan Wahyuning Rahayu, Pembaharu Muda 3.0 kota Madiun, telah memulai parade mural online di kegiatan Webinar Ikatan Senat Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Indonesia (ISMKMI) yang berlangsung serempak dengan acara Live Tagging Presiden Joko Widodo untuk mendorong penyelesaian segera Revisi PP 109,2012.

Aghnina Wahdini, Campaign & Media Social Officer Lentera Anak, menjelaskan rangkaian #ParadeMural Hari Kesehatan terdiri dari beragam jenis kegiatan. Yang pertama tentunya kegiatan #ParadeMural di 15 Kota yang diinisiasi 17 Pembaharu Muda. Ada dua jenis aksi yang direncanakan Pembaharu Muda 3.0, yakni aksi menggambar mural di tembok berlangsung antara lain di kota Madiun, Malang, Kabupaten Bogor, Medan, Banggai, Bengkalis Riau, berkolaborasi dengan komunitas mural kota masing-masing, dan aksi mewarnai gambar mural di 15 kota yang akan melibatkan komunitas dan organisasi dari Pembaharu Muda 3.0 tersebut.

Sedangkan kegiatan kedua, kata Aghnina, adalah kegiatan kompetisi mural yang melibatkan partisipasi masyarakat secara luas. Dimana kegiatan ini meliputi #ParadeMural online competition dan #Parade Mural offline competition.

“Kegiatan #ParadeMural online competition terbuka untuk seluruh masyarakat Indonesia pengguna akun Instagram. Untuk mengikuti lomba peserta dapat memilih satu atau beberapa gambar mural yang tersedia di www.delapankomatujuh.org, lalu peserta mengkreasikan gambar tersebut.

Caranya bisa langsung mewarnai secara digital, atau dilakukan secara manual dimana gambar tersebut dicetak lebih dulu, baru setelah itu gambar diwarnai dengan alat pewarna,” jelas Aghnina.

Setelah gambar selesai diwarnai, baik secara manual ataupun digital, peserta dapat mengunggah gambar di akun instagram masing-masing dengan mengisi tautan tinyurl.com/SubmitPMOnline. Persyaratan lainnya, tambah Aghnina, peserta harus lebih dulu mem-follow akun instagram @fctcindonesia dan mengunggah gambar dengan caption menarik, serta men-tag dan mention akun @fctcindonesia @jokowi serta @kemenkes_ri, dengan menuliskan  beberapa tagar diantaranya #ParadeMuralHariKesehatanNasional dan  #RevisiPP109

Sedangkan kegiatan #ParadeMural offline competition adalah menggambar mural dengan menggunakan media dinding, tembok, atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya berukuran minimal 100 X 100 cm. Sama halnya dengan online competition, peserta juga dapat memilih gambar atau tema mural di www.delapankomatujuh.org.

Peserta diminta membuat video proses pembuatan mural minimal 60 detik, dan berfoto selfie dengan gambar muralnya setelah selesai menggambar mural. Peserta dapat mengunggah karya di tautan tinyurl.com/SubmitPMOffline atau melalui akun instagram masing-masing dengan caption yang menarik, serta men-tag dan mention akun @fctcindonesia @jokowi serta @kemenkes_ri dengan menuliskan beberapa tagar diantaranya #ParadeMuralHariKesehatanNasional dan  #RevisiPP109.

Penulis:

Baca Juga