Beberapa Tradisi Unik saat Perayaan Imlek

Ilustrasi Lampion

Jakarta, Akuratnews.com - Tahun baru Imlek adalah perayaan yang dinanti-nanti warga keturunan Tionghoa. Perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelima belas.

Pada perayaan tahun baru Imlek tersebut diisi dengan berbagai tradisi unik yang bisa kita nikmati. Berikut tradisi yang bisa kita saksikan di saat perayaan Imlek seperti dilansir dari berbagai sumber.

Barongsai
Barongsai adalah tarian tradisional dengan menggunakan sarung yang menyerupai singa. Barongsai memiliki sejarah ribuan tahun. Catatan pertama tentang tarian ini bisa ditelusuri pada masa Dinasti Chin sekitar abad ke tiga sebelum masehi.  Tarian ini dilakukan oleh beberapa orang dengan mengenakan kostum menyerupai Singa, biasanya 2 orang bahkan lebih dan sambil menampilkan atraksi – atraksi yang mengundang decak kagum.

Angpao
Angpao adalah bingkisan atau hadiah berupa amplop kecil berwarna merah berisi sejumlah uang. Angpao biasanya diberikan pada Hari Raya Imlek, biasanya diberikan oleh orang tua, paman, bibi atau kakak. Penerima angpao adalah anak-anak.

Menurut kepercayaan Tionghoa, uang di dalam angpao tidak boleh diisi dengan mengandung angka 4 di dalamnya karena angka 4 dianggap membawa sial dan dalam bahasa Cina angka empat terdengar seperti kata ‘mati’. Selain itu, jumlah uang yang diberikan juga tidak boleh ganjil karena berhubungan dengan pemakaman.

Dekorasi Rumah
Biasanya pada hari raya Imlek, semua keluarga besar keturunan Tionghoa akan berkumpul dan merayakan Imlek bersama-sama. Nah, agar suasana rumah semakin terasa nuansa Imlek nya, maka tidak heran jika menjelang Imlek banyak orang berbondong- bondong berburu pernak – pernik bertemakan Imlek untuk menghiasi rumah mereka dan pastinya didominasi dengan warna merah sebagai lambang kesejahteraan dan keberuntungan. Selain itu, biasanya tuan rumah juga akan menempel kertas bertuliskan kalimat atau kata- kata baik dan mengecat ulang pintu rumah mereka.

Hidangan tradisi Imlek
Pada hari raya Imlek ini masyarakat Tionghoa akan menyajikan minimal 12 macam masakan dan 12 jenis kue. Sajian tersebut bukan sembarang disajikan, melainkan melambangkan 12 macam shio yang ada. Selain melambangkan shio, masing – masing makanan tersebut juga memiliki makna tersendiri. Misalnya, ayam utuh yang melambangkan kemakmuran keluarga, mie panjang yang melambangkan panjang umur yang cara menyantapnya tidak boleh dipotong atau kue lapis legit yang mengartikan rezeki yang berlapis-lapis. (Aulia)

Penulis:

Baca Juga