Bulan Ramadhan, Tempat Hiburan dan Usaha Dilarang Beroperasi

Depok, Akuratnews.com-  Pemerintah Kota Depok melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengeluarkan Surat Edaran (SE) larangan beroperasi bagi tempat hiburan dan usaha selama bulan suci ramadhan 1440 hijriah.

Larangan itu tertuang dalam surat edaran nomor 451/212- Satpol PP tertanggal 3 Mei 2019. SE tersebut diketahui tidak hanya ditujukan pada seluruh pemilik, pengelola usaha yang ada di Depok.

"Dalam SE ada point-point himbauan, ada point yang mengacu pada perda. Point himbauan tentunya lebih menitik beratkan pada kesadaran masyarakat untuk menciptakan suasa khusyuk dan saling menghargai selama bulan ramadhan", ujar Kepala Satpol PP Kota Depok, N Lienda Ratnanurdianny, pada Akuratnews.com, Saptu,(4/5/2019).

Dalam SE itu, terdapat tujuh point. Satu point diantaranya merupakan larangan beroperasi selama bulan ramadhan bagi seluruh pemilik, pengelola usaha dan hiburan.

Sedang, lima point lain diantaranya berupa imbauan kepada masyarakat, ASN, seluruh pegawai di lingkup daerah Kota Depok untuk bersama-sama menjaga kekhusukan dan menghormati bulan suci ramadhan.

Bunyi isi point bersifat larangan itu yakni, sesuai dengan ketentuan pasal 48 ayat (7) Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok, nomor 16 tahun 2013 tentang Kepariwisataan.

Khususnya bagi bar, kelab malam, diskotik, karaoke/rumah bernyanyi, pup, panti pijat, rumah billiard, spa dan sanggar seni budaya tradisional yang bersifat usaha dan hiburan, dilarang mengoperasikan kegiatan usahanya pada bulan suci Ramadhan dan hari besar keagamaan.

Terkait dengan sanksi bagi penerima SE bersifat langgaran, Ratna mengatakan pemberian saksinya sesuai Perda.

"Untuk pelanggar perda diberi sanksi sesuai ketentuan.perda", jelasnya.

Kesempatan terpisah, Kepala bidang Tranmastibum, Satpol PP Depok, M Oting mengatakan surat edaran mulai disebar Saptu pagi tadi disejumlah tempat.

"Iya sekarang Kasie Tranmastibum bersama Kasat Pol PP sedang memberikan imbauan melalui surat edaran Walikota selama bulan Ramadhan bagi restoran , tempat makan dan karaoke keluarga. Mulai hari ini sekitar jam 10 pagi tadi", ucapnya.

Untuk diketahui, surat edaran bertujuan agar semua pihak dapat menciptakan kondusifitas dan kenyamanan serta pengawasan terhadap segala bentuk kegiatan yang dipandang dapat menganggu kesucian bulan ramadhan.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor: Redaksi

Baca Juga