Demokrat Butuh Pemersatu Internal Partai

Jakarta, Akuratnews.com - Gonjang ganjing isu kudeta di tubuh Partai Demokrat memunculkan isu baru.

Baru-baru ini, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Blora, Bambang Susilo mengajak Ketua DPC Partai Demokrat di seluruh Indonesia mendukung dilaksanakannya Kongres Luar Biasa (KLB).

Menurutnya, KLB bukan hal yang tabu dilakukan sebuah partai, karena justru akan menjawab semua masalah yang ada di internal partai.

“KLB adalah hal yang tidak tabu yang dilakukan sebuah partai politik, justru KLB ini adalah sebuah kegiatan untuk menjawab semua masalah-masalah yang ada di internal partai. Ini bukan eksternal atau yang ikut cawe-cawe, sekali lagi saya tekankan ini masalah internal,” kata Bambang Susilo, Kamis (18/2).

Menurutnya, masalah yang terjadi di internal Partai Demokrat adalah pada saat Kongres 15 Maret 2020, dimana salah satunya ada perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), tetapi tidak dibahas di forum kongres. Artinya, perubahan itu tidak dilakukan peserta kongres.

“Inilah yang menjadi masalah yang sekarang lagi muncul. Ini adalah bentuk keprihatinan para senior-senior terhadap Partai Demokrat, mestinya masalah ini jangan sampai pihak luar tahu karena ini masalah rumah tangga, tetapi kalau sampai rame-rame pihak luar tahu kan menjadi tanda tanya termasuk dari Kemenkumham karena mereka yang mengeluarkan SK bisa lolos untuk ikut pemilu atau tidak,” kata Bambang.

Ia mengatakan, dibutuhkan seseorang yang dapat mempersatukan Partai Demokrat. Ditegaskannya, bahwa hal ini juga sesuai dengan keinginan para senior di Partai Demokrat.

“Ketika di jajaran senior-senior ini memandang perlu adanya seseorang yang bisa menjadi pemersatu, ini sangat diperlukan. (Pemersatu) yang disebut-sebut di media itu ada pak Moeldoko, ada Marzuki Ali. Tetapi yang saya paham mereka mereka itu sangat capable memimpin sebuah organisasi,” katanya.

Ia menegaskan, yang terpenting laksanakan dulu KLB. Jika dalam KLB peserta masih menghendaki AHY sebagai Ketua Umum, tidak ada masalah.

"Kalau mau merubah AD/ART juga ayo, tetapi diubah di dalam forum kongres,” pungkasnya.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga