Digugat Tommy, Kuasa Hukum Arwan Beberkan Dugaan Konspirasi Pengiriman Excavator

Sengketa gugatan Wanprestasi antara Tommy Tuasihan selaku Penggugat sekaligus juga Tergugat Konvensi melawan Arwan Koty sebagai Tergugat sekaligus juga Penggugat Rekonvensi, di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. (foto istimewa)

Jakarta, Akuratnews.com - Sengketa gugatan Wanprestasi antara Tommy Tuasihan selaku Penggugat sekaligus juga Tergugat Konvensi melawan Arwan Koty sebagai Tergugat sekaligus juga Penggugat Rekonvensi, disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sidang ini sudah sampai pada tahap kesimpulan.

Kuasa Hukum Arwan Koty, Wilibrodus Ardi Mau SH didampingi Theodorus Agustinus Joy SH dari kantor hukum Wili Ardi & Partners, mengungkap sejumlah kejanggalan dalam gugatan ini yang dia duga merupakan konspirasi yang telah merugikan Kliennya.

Fakta menarik yang disampaikan oleh Tim Kuasa Hukum Arwan Koty tertuang dalam dokumen 'Jawaban' dan dokumen 'Kesimpulan' Gugatan wanprestasi itu. Dalam jawaban gugatannya, Tim kuasa Hukum menerangkan bahwa Arwan Koty selain sebagai tergugat Konvensi juga dinyatakan sebagai Penggugat Rekonvensi.

Pengertian dari gugatan konvensi adalah gugatan awal atau gugatan asli. istilah konvensi baru akan dipakai apabila jika ada gugatan rekonvensi atau gugatan balik tergugat kepada penggugat. Jadi yang dimaksud dengan gugatan Rekonvensi ialah gugatan balik yang diajukan oleh tergugat terhadap penggugat pada suatu proses perkara yang sedang berjalan atau sedang ditangani.

Mengutip dari dokumen kesimpulan gugatan, Kuasa Hukum Arwan Koty, Wilibrodus Ardi Mau SH menerangkan beberapa poin fakta dalam pokok perkara yang dinilai janggal dan patut diduga ada konspirasi dalam terbitnya utang antara Arwan Koty dengan Tommy Tuasihan.

Gugatan dianggap Kurang Pihak

Dalam surat jawaban yang diperkuat di kesimpulan atas gugatan Tommy, Wilibrodus Ardi Mau menerangkan bahwa pihaknya menilai gugatan ini kurang pihak. Menurut Wili, harusnya pihak PT. Indotruck Utama juga turut sebagai pihak ketiga yang tidak lepas dari hubungan hukum, sebab awal terjadinya seluruh transaksi antara Arwan Koty dengan PT Indotruck Utama inilah yang kemudian menimbulkan sengketa pinjaman dana Rp1 miliar yang diduga oleh Keluarga Arwan Koty sebagai bagian dari konspirasi.

Selanjutnya 1 2 3 4 5 6
Penulis:

Baca Juga