Dirjen Transmigrasi dan Komisi V DPR RI, Ciptakan Kawasan Transpolitan di Muna

Kepala Dinas Nakertrans Kab. Muna, Fajar Wunanto bersama Bupati Muna LM. Rusman Emva (mengenaan Kopiah) (Foto: Ist)

MUNA, AKURATNEWS.COM -  Wilayah Muna bagian timur atau Muna Timur Raya (Mutiara), masuk dalam prioritas Rencana Pembangunan Jangka Menebgah Nasional (RPJMN) dan kini menjadi andalan pemerintah Kabupaten Muna setelah diproyeksikan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru dalam menciptakan kawasan Transpolitan dengan konsep Trans Science Technopark.

Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Muna, Fajaruddin Wunanto, menyampaikan, pada hari Senin nanti (5 April 2021) sudah mengagendakan kunjungan Dirjen Transmigrasi dan pimpinan Komisi V pada kawasan Mutiara yang dipusatkan di Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Raimuna, guna memantau langsung progres pembangunan disana.

Dirinya mengatakan bahwa Dirjen sangat mengapresiasi pro aktif yang dilakukan Bupati Muna, LM. Rusman Emba dalam mewujudkan program pembangunan di daerahnya.

"Pelaksanaan program ini sebenarnya sudah berlangsung sejak tahun 2020 namun karena pandemi Covid19, penganggarannya dipotong, akan tetapi pada tahun ini segera digelontorkan kembali untuk melanjutkan progres pembangunannya", tutur Fajar.

Fajar menerangkan, wilayah Mutiara dengan luas 30.578 hektar telah ditetapkan sebagai kawasan transmigrasi nasional, serta menjadi prioritas Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2025.

"Kawasan Mutiara menjadi pilot project nasional karena menempati rangking terbaik sebagai kawasan transmigrasi", ungkap Fajar.

Selanjutnya kata Fajar, konsep technopark merupakan inovasi baru yang menitikberatkan pemberdayaan masyarakat setempat baik lokal maupun transmigran.

Dia mengatakan, pembangunan yang dilakukan pada program ini bukan saja unit permukiman, akan tetapi selurah kawasan Muiara.

Fajar menjelasan, kawasan Mutiara merupakan wilayah lima kecamatan yang meliputi Maligano, Wakorumba Selatan, Batukara, Pasir Putih dan Pasikolaga. Wilayah itu dibagi menjadi tiga satuan pengembangan kawasan yakni Raimuna, Wakorumba Selatan dan Pasir Putih.

"Ada empat Unit Pemukiman Transmigrasi yakni UPT Pohorua dihuni 150 Kepala Keluarga (KK), Langkoroni 200 KK, UPT Raimuna di Maligano 40 Kak dan Labunia di Kec. Wakorumba Selatan dihuni 200 KK, kawasan itu akan dibangai berbagai sektor mulai dari pertanian, perikanan maupun infrastruktur,, bahkan rencananya, jumlah transmigran akan bertambah dengan penempatan 100 KK baru di UPT Raimuna.",katanya.

Ia berharap, dengan dikembalikannya aggaran tersebut, progres pembangun bisa kembali di genjot hingga selesai pada bulan Juli 2021 mendatang.

"Dengan dilanjutkannya pembangunan kawasan Mutiara, saya mengajak seluruh elemen masyarakat Muna untuk memberikan doa terbaiknya agar pelaksanaannya berjalan sesuai yang diharapkan sehingga bisa meniptakan pertumbuhan ekonomi baru", pungkasnya.

Baca Juga