Dugaan Penyelewengan Dana ACT Mulai Diendus Bareskrim

AKURATNEWS - Dugaan penyelewengan penggunaan dana masyarakat oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) mulai diselidiki Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri.

"Info dari Bareskrim, masih proses penyelidikan dulu," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Senin (4/7).

Namun Dedi belum menjelaskan lebih lanjut mengenai proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya, termasuk mengenai duduk perkara masalah tersebut.

"Belum ada laporan, masih lidik pulbaket (pengumpulan bahan dan keterangan) dulu," jelasnya.

Terpisah, Presiden ACT, Ibnu Khajar menegaskan kondisi keuangan lembaga ACT baik-baik saja. Ia menyebut, ACT sudah berkali-kali mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) berdasarkan audit.

"Secara keuangan, setiap tahun lembaga disiplin melakukan audit. Kita mendapatkan predikat WTP," kata Ibnu, Senin (4/7).

Menurutnya, laporan keuangan ACT yang mendapatkan WTP itu dipublikasikan di situs. Ibnu mengatakan, hal itu sebagai bagian dari transparansi ACT kepada publik.

"Laporan keuangan sejak 2005 sampai 2020 yang mendapat predikat WTP kami sudah publikasikan di web kami, sebagai bagian dari transparansi kepada publik," ucapnya.

Sementara itu, sebagai lembaga pengelola zakat dan dana umat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengaku ikut prihatin atas munculnya pemberitaan ini.

"Iya, kita prihatin. Pertama kita prihatin dengan munculnya pemberitaan ini dan ini menjadi refleksi bagi lembaga filantropi lainnya," ujar Pimpinan BAZNAS, Saidah Sakwan di Jakarta, Senin (4/7).

Ia pun setuju jika akuntabilitas lembaga filantropi tak bisa bisa ditawar lagi.

"Ini menjadi refleksi buat kami para pegiat filantropi, termasuk semua yang terimbas hal ini," ujar Saidah.

Untuk diketahui, kasus ini menjadi polemik usai Majalah Tempo merilis liputan investigasi terkait dugaan penyelewengan dana di ACT. Jagad media sosial (medsos) pun viral dengan tagar-tagar 'aksi cepat tilep' dan 'jangan percaya ACT'.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga