Gandeng JNE, IZI Launching Program Smart Farm yang Ketiga

Jakarta, Akuratnews.com - Setelah sukses jalani program Smart Farm di dua titik yang berbeda, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) kembali Launcing Program Smart Farm di Kampung Cibogo, Desa Cilaku, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor pada Rabu (6/11/19).

Peresmian Program Smart Farm ini merupakan peresmian ketiga kalinya setelah sebelumnya dilakukan di 2 titik yang berbeda, yaitu di Desa Gempol Sari, Kecamatan Sepatan Timur, Kab. Tangerang dan Desa Tapos, Tigaraksa, Kab. Tangerang.

Sebanyak 40 orang turut menjadi penerima manfaat dalam program ini. Semuanya merupakan warga Kecamatan Tenjo dari beberapa Desa. Selain petani yang sudah berpengalaman, program ini juga turut melibatkan anak-anak muda yang memang menjadi fokus dalam pengembangan Program Smart Farm ini.

Turut hadir pada peresmian tersebut diantaranya Direktur Pendayagunaan IZI, Nana Sudiana, General Manager Pendayagunaan IZI, Haryono, Camat Tenjo, Asnan, PJS Desa Cilaku, Syamsudin, Kepala UPT Pertanian Wilayah Parung Panjang Panjang (Penyuluh THL-TBPP-PPS wilayah Parung Panjang - Tenjo, Ridwan, Kepala UPTLK Lahan Kering, Yayat, serta Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kab-Bogor.

Dalam sambutannya, Nana Sudiana menyampaikan bahwa banyak tempat yang sedang dipersiapakan untuk pengembangan program Smart Farm ini.

“Memang ini yang ketiga, sesungguhnya akan banyak tempat yang dipersiapkan. Kita juga akan garap di Palu, tempat di mana terjadinya tsunami tahun lalu," kata Nana dalam keterangan pers IZI.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dapat terlaksana berkat kerjasama IZI dengan JNE. “Harapannya dari program ini dapat mendorong para petani untuk hidup sejahtera. Untuk itu, mohon doanya agar IZI dan JNE diberikan keberkahan serta banyak lagi masyarakat yang terbantu," tambahnya.

Sementara itu, Ridwan selaku Penyuluh Pertanian wilayah Parung Panjang - Tenjo mengatakan, bahwa dirinya merasa bangga dan sangat menyambut baik Program Smart Farm dari IZI yang dalam pelaksanaannya bekerja sama dengan JNE.

“Mudah-mudahan dengan adanya kelompok tani ini kita berhasil menuju peningkatan kesejahteraan seperti yang sama-sama kita harapkan," ungkapnya.

Sementara itu, Camat Tenjo Asnan mengapresiasi kegiatan yang sedang dilaksanakan ini. Ia turut mengucapkan apresiasi dan terima kasihnya kepada seganap pihak yang telah menyukseskan terselenggaranya kegiatan ini.

“Tentunya ini adalah kesempatan saya rasa yang harus dimaksimalkan oleh para peserta, karena belum tentu yang lain dapat kesempatan yang sama. Semoga ilmu yang didapatkan oleh peserta nantinya bisa dimanfaatkan dan dikembangkan ”, tuturnya memacu semangat warganya.

Di samping itu, Koordinator Program Ekonomi, Mohamad Yunus turut menjelaskan terkait pemilihan tempat untuk pengembangan program Smart Farm ini, khususnya untuk tempat yang saat ini diresmikan Program Smart Farm yang ke-3. Setelah disurvei beberapa lokasi, menurutnya Tenjo salah satu daerah yang memenuhi syarat dari sisi ketersedian sarana dan prasarana pengairan, yang merupakan aspek penting dalam program pertanian smart farm ini.

"Kedua trainer yang memang berada di tengah-tengah masyarakat, ketiga, masyarakat di Tenjo hampir mayoritas kesehariannya masih bercocok tanam, selain bekerja di pabrik," jelasnya.

Penulis: Yandi Permana
Editor:Redaksi

Baca Juga