Hore! Pos Bloc Siap Wadahi Second Wave Digital Kaum Milenial

AKURATNEWS - Usai renovasi fisik selama lebih dari tiga bulan lamanya, akhirnya ruang kreatif publik Pos Bloc Jakarta resmi bisa digunakan. Pembukaan Pos Bloc ini dilakukan langsung oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, Minggu (10/10) malam.

“PT Pos Indonesia harus berubah, jangan hanya menjadi bagian dari masa lalu. Transformasi PT Pos Indonesia harus selalu didorong. Saat ini era digital dan milenial, bukan lagi kolonial. Disrupsi itu terjadi karena dua hal, karena digital dan anak muda Indonesia," jelas Erick Thohir, saat peresmian Pos Bloc.

Pihaknya mendorong PT Pos Indonesia bertransformasi secara bersahabat dengan generasi muda dan perubahan yang terjadi di Indonesia, baik secara digital ataupun properti.

"Saya melihat perubahan first wave, sementara second wave digital, PT Pos sudah menyiapkan di Pos Bloc. Second wave is coming, Kita akan berhadapan dengan yang namanya edu tech, media tech. Saya melihat Pos Bloc tidak hanya menyiapkan creative center, tapi saya juga mendengar akan ada media center dimana para YouTuber bisa datang untuk membuat konten, podcaster bisa merekam voice di sana. Alhamdullilah, PT Pos siap,” ujar Erick.

Ditambahkan Direktur Utama PT Pos Indonesia, Faizal Rochmad Djoemadi, layanan Pos Indonesia telah berusia 275 tahun dan diakuinya pengalaman saja tidak lagi cukup menghadapi tantangan kompetisi generasi 4.0 yang sedemikian cepat, penuh ketidakpastian,dan kompleks.

"Kami harus lebih adaptif terhadap perubahan dan mengembangkan kolaborasi sehingga Pos Indonesia menjadi top of mind dalam memberikan layanan di dalam kehidupan. Salah satu ikhtiar itukami wujudkan dalam bentuk creative hub yang diberi nama Pos Bloc,” ujar Faizal saat sambutan peresmian melalui layar video.

Oleh karenaya, pihaknya menyambut gembira dapat mengalihfungsikan serta mengelola aset negara yang sangat bersejarah ini menjadi ruang kreatif publik yang berjiwa kekinian namun tidak menanggalkan identitas awalnya.

Pos Bloc Jakarta sendiri merupakan proyek cipta ruang (placemaking) hasil kolaborasi antara PT Pos Indonesia (Persero) yang dilaksanakan PT Pos Properti Indonesia sebagai anak perusahaan PT Pos Indonesia dengan pihak swasta, PT Ruang Kreatif Possalah satu anak perusahaan grup usaha Radar Ruang Riang ini yang sebelumnya sukses mewujudkan ruang kreatif publik M Bloc Space di Jakarta Selatan serta menyusul segera JNM Bloc di Yogyakarta.

Lokasi Pos Bloc Jakarta memanfaatkan aset bekas Gedung Kantor Pos era Hindia Belanda seluas 7.000 meter persegi milik PT Pos Indonesia (Persero) di jalan Pasar Baru yang diubah menjadi ruang kreatif bagi berbagai acara seni,budaya, hiburan, pertemuan komunitas kreatif, dan pemberdayaan bisnis UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) serta UKM (Usaha Kecil dan Menengah).

Pengembangan Pos Bloc Jakarta akan dilakukan secara bertahap nantinya. Tahap pertama yang diresmikan pada hari ini seluas 2.400 meter persegi, sementara tahap kedua akan dilakukan pada awal 2022 dengan luas tambahan sekitar 4.800 meter persegi.

Beberapa area di sana pada tahap pertama ini akan diperkenalkan sebagai berikut West Veranda, East Veranda (beranda depan), Great Hall (aulautama), West Garden, East Garden (taman), East Loading Bay, West Loading Bay (area bongkar muat) hingga Cultural Hall (ruang kegiatan atau pameran).

Pada gedung bersejarah yang telah ditetapkan pemerintah provinsi DKI Jakarta sebagai Bangunan Cagar Budaya tersebut hadir beragam tenant yaitu Mini M Bloc Market (toko kelontong), Twalen (kuliner Bali), Coldheart(kedai minuman), Canggu Bakehouse (kedai kue), Filosofi Kopi (kedai kopi), Bakmi Sedjuk(kedai bakmi), Damn! I Love Indonesia (toko fesyen), Huma Ide (kedai gelato), Via Bata Via (toko barang antik), Photomatics (kedai foto), Gyujin Teppan (kuliner Jepang), Coquito (kuliner Meksiko), Roti Bakar Kemang (kedai makanan), Communion (toko sepatu kets), Picknick Yuk with Nona Manis(kuliner piknik), Nastar by Ritz (kedai nastar), Sovlo (toko aksesoris), Jamune (kedai jamu), Panama (toko sandal), Heiya(minuman ringan), Esteboo (kedai es tebu), dan tentunya Pos Indonesia (kantor pos).

Sebenarnya, Pos Bloc Jakarta sudah dikunjungi umum sejak Senin (27/9/2021) dan beroperasi setiap hari kerja mulai pukul 10:00 hingga 21:00 WIB dan di akhir pekan mulai pukul 07:00 sampai 21:00 WIB. Selaras aturan pemerintah, masuk ke area Pos Bloc Jakarta wajib mematuhi protokol kesehatan 3M sertamenunjukkan sertifikat vaksin Covid-19 (minimal dosis pertama) melalui aplikasi PeduliLindungi.

Berbeda dengan M Bloc Space yang mengusung tema urban, milenial, kekinian, semboyan Pos Bloc Jakarta adalah “Arts, culture, entertainment in a heritage place.”

Nantinya, setelah diperbolehkan mengadakan kegiatan, berbagai program acara seni, budaya, hiburan secara rutin akan diselenggarakan di sana. Mulai dari pameran lukisan, foto, instalasi seni, lokakarya kreatif, pemutaran film, lelang karya seni, peragaan busana, tur jalan kaki cagar budaya, hingga beragam konser musik yang sempat menjadi identitas Weltevreden atau Jakarta tempo dulu seperti klasik, jazz, blues, folk,Hawaiian, keroncong/stambul.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga