Ikuti Instruksi Jaksa Agung, Kejari Surabaya Optimalkan Penanganan Kasus Korupsi

Surabaya, Akuratnews.com - Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya berjanji akan bergerak cepat dalam melakukan tindakan atas laporan kasus korupsi yang diterimanya, sesuai instruksi Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto mengemukakan, pihaknya siap menjalankan instruksi yang diberikan Jaksa Agung.

“Benar Jaksa Agung telah menginstruksikan untuk mengoptimalkan penanganan tindak pidana korupsi. Kami telah siap menjalankannya,” ujarnya saat press release via zoom, Selasa (29/12/2020).

Nantinya, lanjut Anton, akan dilakukan analisa atas laporan-laporan kasus korupsi yang telah diterima.

“Kami akan tangani laporan-laporan (kasus korupsi) yang ada. Selanjutnya akan kami tindak lanjuti,” tegas Anton.

“Seksi Pidana Khusus Kejari Surabaya telah melakukan penuntutan 5 perkara korupsi selama 202. Dan satu perkara korupsi telah kami limpahkan ke Pengadilan Tipikor,” tambah Mantan Asisten Bidang Tindak Pidana Khusus pada Kejati Bali tersebut.

Anton juga mengklaim, Kejari Surabaya telah berhasil menyelamatkan aset negara berupa bangunan dan uang negara.

“Aset negara berupa tanah dan bangunan sebanyak 5 unit dengan nilai taksir Rp 5 Miliar dan barang rampasan berupa tanah seluas 70 ribu meter persegi senilai Rp 26 miliar. Aset-aset negara itu telah diserahkan ke Pemkot Surabaya. Sementara total pengembalian kerugian negara di tingkat penyidikan sebesar Rp 1,5 miliar,” papar Anton.

Sebelumnya, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengingatkan kepada para Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) yang belum menangani perkara korupsi agar mengoptimalkan kinerjanya.

“Sebagai bentuk komitmen atas instruksi dan arahan yang telah saya buat, saya akan mengambil tindakan tegas berupa evaluasi atas jabatan pada satuan kerja yang sama sekali tidak atau belum ada penanganan perkara tipikor,” katanya beberapa waktu lalu.

Penulis:

Baca Juga