Jaring Ide Baru Bela Negara, Unhan Gelar Seminar Call for Papers

Bogor, Akuratnews.com- Untuk menjaring dan mengintegrasikan ide-ide baru dalam hal bela negara, Universitas Pertahanan (Unhan) menggelar seminar nasional Call for Papers yang diikuti 59 perguruan tinggi seluruh Indonesia.

"Seminar ini, kita ingin tahu ide-ide positif dari para pemapar para akademisi tentang bela negara dan ide-ide bela negara kekinian seperti apa," kata Rektor Unhan, Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko selepas membuka seminar yang mengangkat tema 'Bela Negara benteng NKRI' di Unhan, Rabu (14/11/2018).

Seminar tahunan dalam memperingati Hari Bela Negara itu juga bertujuan mengintegrasikan nilai-nilai karakter masyarakat Indonesia khususnya kaum muda dalam pemahaman tantangan masa kini.

"Jadi bagaimana membekali generasi muda tentang bela negara ini bukan memberikan doktrin, tapi kita lakukan dengan cara implementasi kekinian," ujarnya.

Baca juga: Menhan Mewisuda 62 Lulusan Pascasarjana Unhan

"Nah, implementasi kekinian itu kita lihat dari pemapar, kita punya 12 pemapar, nanti kita tampung, apa yang dia maksudkan kita ramu, kita simpulkan di akhir seminar," sambungnya.

Legionosuko menuturkan, bela negara tidak dimaknai hanya satu aspek saja melainkan seluruh elemen bangsa agar turut andil di dalamnya.

"Kita anggap ini semua aspek. Ini bukan urusan militer lagi, tapi ini urusan bangsa karena menyangkut eksistensi negara bagaimana negara ini tetap tegak tetap utuh sesuai kenginan dan cita-cita nasional kita," tukasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia penyelenggara Seminar Nasional Bela Negara Call For Papers, Megy Magdalena mengungkapkan, bahwa bela negara tidak hanya diartikan dengan mengangkat senjata saja. Namun juga pemahaman bela negara dalam hal akademis.

Baca juga: Peringati Hari Perdamaian Dunia, Unhan Gaungkan Pemilu Damai

"Tentunya dengan seminar ini, kita berharap mencetak agen agen bela negara dengan konsep berbeda, bahwa bela negara tidak hanya mengangkat senjata. Namun bela negara dalam hal akademis," ujar Megy yang juga menjabat Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Unhan.

Seminar nasional ini diikuti 400 peserta serta dihadiri pejabat eselon I dilingkungan Kemhan dan Unhan, para Rektor perwakilan Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta, juga Kementerian dan lembaga dan lainnya. (Yan)

Penulis:

Baca Juga