Kasus Dugaan Pencabulan di Sinjai, Korban Minta Polisi Usut Tuntas

Ilustrasi Pencabulan.

AKURATNEWS - Korban dugaan pencabulan di Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan meminta polisi untuk mengusut tuntas kejadian yang menimpanya.

Korban berinisial SA (20), Warga Desa Pattongko ini menginginkan kasusnya tetap dilanjutkan agar tidak timbul fitnah kepada dirinya dan dianggap mengada-ada.

"Saya meminta polisi untuk melanjutkan kasus ini agar saya bisa mendapatkan keadilan. Kemarin saya sudah dipanggil ke Polres Sinjai, namun saya melihat sampai saat ini belum ada tindaklanjut," katanya, Kamis (18/11/2021).

SA melaporkan RS, oknum Sekretaris Desa Pattongko dengan dugaan pencabulan.

SA, dalam laporan polisinya menceritakan awalnya dirinya Jumat (29/10/2021), sekitar pukul 14.30 Wita di desanya terjadi kejadian tersebut.

Korban yang tidak terima kemudian melapor di Polres Sinjai pada 1 November 2021 lalu.

"Dia (Rusdin) datang di rumah membawa KTP. Setelah saya dikasi, saya tanyakan sertifikat namun dia jawab belum diambilkan," beber SA.

Saat itu katanya, dirinya dipeluk oleh oknum tersebut, namun dia melawan sehingga bajunya robek.

"Kemudian dia ajak saya ke Sinjai kota, namun saya tolak. Kemudian dia bilang disini saja sebentar malam, namun saya bilang apa maksudnya dia bilang bgtu," terangnya.

SA mengakui tidak langsung melapor ke polisi saat itu, karena dirinya mau meminta ijin suaminya.

Namun nomor handphone suaminya tidak aktif, dikarenakan susah jaringan ditempat suaminya bekerja di Kalimantan.

"Beberapa hari kemudian suami saya menelepon ke saya dan saya ceritakan kejadian ini dan meminta saya untuk melapor ke polisi," katanya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Sinjai Iptu Abustam yang dikonfirmasi mengatakan, telah memanggil kedua belah pihak untuk diambil keterangannya.

“Untuk kasus ini sementara penyelidikan dan menunggu hasil visum,” singkatnya.

Penulis: Ashari

Baca Juga