Miris… Desa Pun Mulai Kehilangan Nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan Tradisi Gotong Royong

Jakarta, Akuratnews.com - Bangsa ini ditengarai telah kehilangan nilai-nilai ideologi Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika dan tradisi gotong royong.

Mirisnya lagi nilai-nilai ini mulai hilang di wilayah pedesaan yang justru selama ini masih memupuk semangat dan nilai-nilai tersebut.

"Permasalahannya adalah kemiskinan, masyarakat di desa dan sebagian kota merasa hidup di negara sendiri tapi miskin. Kemudian mereka merasa apa arti dari negara ini. Sehingga fungsi dari negara itu tidak berarti apa-apa," ungkap Ketua Umum Badan Komunikasi Nasional Desa Se-Indonesia (BKNDI), Isra A Sanaky di Jakarta, Minggu (24/3).

Dan kemiskinan inilah yang dilihat BKNDI sebagai salah satu biang permasalahan. Maka, etika dan moral yang diatur dalam nilai kebangsaan dan persatuan ini hilang akibat masih tingginya angka kemiskinan.

Atas dasar inilah maka BKNDI ingin hadir memberi masukan kepada pemerintah lewat gelaran Seminar Nasional Kebangsaan pada 10-11 April 2019 di Maluku Utara yang rencananya akan dihadiri Presiden Jokowi.

Dalam seminar ini akan dikaji langkah-langkah penyaluran bantuan dana yang berasal dari APBN tahun anggaran 2019 bagi kredit usaha ultra mikro dengan nilai Rp3 triliun untuk memangkas kemiskinan.

"Ada empat provinsi yang jadi proyek percontohan, Maluku Utara, Sumatera Selatan, Jawa Timur dan Papua. Pemilihannya berdasar data bahwa empat provinsi ini masih dalam kategori daerah tertinggal," papar Isra.

BKNDI menargetkan pada akhir 2019 ini, penyaluran kredit usaha ultra mikro di empat provinsi ini selesai.

"Kita sudah koordinasi sejak tahun lalu dengan Kemenkeu dan mata anggarannya sudah ada," imbuh Wasekjen DPP BKNDI, Tayang Suryaman.

Penulis: Rianz

Baca Juga