Komisi Hukum dan Perundangan MUI : Tidak Alasan Ahok Dibebaskan

Jakarta, Akuratnews.com - Komisi hukum dan perundangan MUI, Abdul Choir Ramadhan menegaskan tidak ada alasan lagi untuk terdakwa penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat dibebaskan dari dakwaannya.

Pasalnya, selain tersangkut kasus penghinaa surat Almaidah ayat 51, Ahok kembali melakukan penghinaan terhadap ketua Majelis Ulama Indonesia, KH Maruf Amin dengan ucapanya yang terkesan mangancam dalam persidangan.

"Ahok harus di tahan dengan perintah majelis hakim. Selain menodai ayat Allah, dia juga sekarang menghina kiyai Maruf," ujarnya dalam diskusi bertema 'akankah Ahok dipenjara?' di gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/2/17).

Menurutnya, penghinaan terhadap  Al-Quran, pidatonya di kepulauan seribu secara langsung juga menghina nabi dan tuhan umat Islam.

"Almaidah adalah bagian dari Al-Quran, Al-Quran adalah firman tuhan melalui nabi. Dengan demikian, Ahok telah menistakan nabi dan Allah," tegasnya.

Dengan demikian, lanjutnya, dengan adanya kejadian yang serupa terhadap ulama Ma'ruf Amin, sudah tidak ada alasan lagi Ahok untuk menghirup udara bebas.

"Aparat penegak hukum harus tegas. Kalau tidak bisa memenjarakan Ahok, biar kami, umat Islam yang bertindak," tandasnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga