One Day One Ayat, Terobosan Disdik Sinjai Atasi Kurang Guru PAI

Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada Selasa pagi (13/7/2021) di SD Negeri 152 Cemmeng, Kelurahan Biringere, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. /Ashari/AKURATNEWS.

AKURATNEWS - Sekolah di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan mengalami kekurangan guru Pendidikan Agama Islam (PAI).

Namun untuk mengatasi hal tersebut, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai dibawah kendali Andi Jefrianto Asapa melakukan terobosan baru yang belum diterapkan di daerah lain.

"Menyiasati kekurangan guru PAI, kami mencoba menerapkan program pemanfaatan tenaga ahli agama di sekitar wilayah sekolah setempat untuk mengajari para murid dan siswa tentang pemahaman agama," ungkap Kepala Disdik Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, Selasa (13/7/2021).

Lanjut dijelaskan bahwa tenaga ahli bidang agama itu terdiri orang-orang yang paham agama dari beberapa rumah tahfidz di Sinjai.

"Rumah tahfidz di Sinjai sudah kita data dan menawarkan sebagai tenaga ahli agama di sekolah, yang mana pihak sekolah memfasilitasi, baik honor maupun hal-hal lainnya," jelasnya.

Mantan Kepala Kesbangpol Sinjai ini lantas menyebut bahwa honor yang diterima tenaga ahli itu akan memanfaatkan atau disisihkan dari dana BOS tiap sekolah.

"Program ini sebelumnya telah kita usulkan ke kementerian. Alhamdulillah mendapat respon dan disetujui untuk memanfaatkan dana BOS untuk membayar honor tenaga ahli agama ini," bebernya.

Program ini, kata Andi Jefrianto, sudah disiapkan sejak dua bulan lalu dan beberapa sekolah sudah mulai menerapkan. Dalam prosesnya nanti, tidak ada penambahan jam pelajaran atau ekstrakurikuler, melainkan menyisipkan waktu sedikit belajar agama oleh tenaga ahli diantara jam pelajaran umum.

"Pertemuannya seminggu tiga kali. Setiap pertemuan diberi waktu 30 menit. Mudah-mudahan ini bisa menambah peningkatan kualitas pendidikan bidang agama di sekolah, yang mana diketahui bahwa akhlak anak-anak kita mulai tergerus dengan perkembangan teknologi," ungkapnya.

Dengan upaya ini, lanjutnya, peran kekurangan guru PAI bisa teratasi, sekaligus membudayakan zikir dan bersalawat di sekolah, sehingga tercipta One Day One Ayat (ODOA).

Sekedar diketahui, hari ini Selasa, 13 Juli 2013, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah.

Pembelajaran tatap muka ini serentak dilakukan di 43 SMP negeri/swasta, 243 SD negeri/swasta, dan 322 TK/PAUD.

Penulis: Ashari

Baca Juga