OTT Patrialis Akbar, Fahri Hamzah Kritik Kinerja KPK

Fahri Hamzah

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyoroti kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar. Dia menilai OTT KPK tidak lagi melalui mekanisme atau prosedur yang sebenarnya sebagaimana mestinya.

"Nggak ada klarifikasi apa-apa, nggak perlu menunjukkan alat bukti, tangkap. Digerebek tengah malam, sekarang sudah nggak ada prosedurnya," ujarnya di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/1/2017).

Lebih lanjut Fahri Hamzah menambahkan, bahwa KPK mengaku sudah menelisik Patrialis sejak enam bulan lalu. Fahri meyakini lembaga antirasuah itu pasti sudah menyadap telepon seluler Patrialis.

"KPK katakan bahwa sudah diintipnya sejak  enam bulan lalu, ya sudah terlalu banyak kesalahannya yang ketahuan. Siapa juga kalau disadap enam bulan pasti banyak salahnya," ujarnya.

Meski demikian, Fahri menepis anggapan yang menyebut sistem di MK Lemah. Menurut Anggota DPR asal Sumbawa, NTB itu, MK termasuk lembaga paling transparan di Indonesia.

Dia pun menganggap sistem di MK sudah baik sejak era Jimly Asshiddiqie memimpin lembaga negara pengawal konstitusi itu.

”Ini bukan soal sistem, ini soal orang itu kalau diintip pasti ketauan," jelasnya.

Lebih lanjut Fahri menegaskan, aksi penyadapan merupakan kemunduran dalam bernegara.

"Sebab bernegara harus berdasarkan atas hal-hal yang terukur, sistem yang dirusak, kemudian kerugian negara yang ditimbulkan," tutur Fahri. (Bayu)

Penulis:

Baca Juga