Pemda Matim akan Melakukan Realokasi APBD 2020 untuk Hadapi Covid-19

Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, SH., M.Hum
Bupati Manggarai Timur, Andreas Agas, SH., M.Hum

Manggarai Timur, Akuratnews.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan melakukan realokasi Anggaran Pendapat Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 untuk menghadapi Covid-19.

Menurut Bupati Matim, kebijakan tersebut merupakan langkah strategis dalam upaya penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19 di wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

"Pemda akan melakukan realokasi APBD tahun 2020. Ini merupakan langkah taktis dalam upaya menghadapi Virus,"

Hal itu disampaikan oleh Bupati Matim Andreas Agas, SH.,M.Hum, pada saat acara pelantikan dan pengambilan sumpah janji jabatan 206 orang Kepala Sekolah (Kasek) dan pengawas di Kabupaten Manggarai Timur (Matim) di Aula Koperasi AMT, Rabu (18/3/2020).

Bupati Manggarai Timur menjelaskan bahwa kebijakan itu selaras dengan aturan yang diterbitkan oleh Menteri Dalam Negeri No. 20 Tahun 2020 dan peraturan Menteri Keuangan No. 6 Tahun 2020.

Kedua peraturan tersebut menghendaki Pemda untuk melaksanakan relokasi APBD yang berfokus pada masalah peningkatkan kapasitas di bidang kesehatan, baik dalam rangka peningkatan kapasitas rumah sakit standar situasi COVID-19 dan juga kampanye pencegahannya.

Melalui kebijakan tersebut Pemda Matim lebih leluasa untuk memformulasikan langkah teknis pencegahan dan penanganan sekaligus memperkuat fasilitas kesehatan dalam menghadapi Covid-19.

"Setiap OPDP yang sampai saat ini belum mengajukan tender kegiatan maka, kita pangkas akan dialihkan ke Anggaran pencegahan dan penanganan Virus ini," ungkap Bupati Andreas Agas.

Bupati Manggarai Timur itu juga turut menyampaikan keprihatinannya atas penyebaran COVID-19. Menurutnya, pendemik Corona merupakan prahara kemanusiaan yang menyita perhatian dunia, "Akhir-akhir ini, semua orang membicarakan Covid-19 ini. Persoalan ini telah menyita perhatian semua orang," tuturnya.

Meskipun demikian, Bupati Agas tetap optimis. Dia menghimbau masyarakat tidak perlu merasa panik yang berlebihan dan memulai langkah pencegahan dengan kebiasaan polah duhup bersih.

"Cegah Virus ini mulai dari dalam diri sendiri dulu. Mulailah dengan menjalankan pola hidup bersih. Cuci bersih tangan dengan menggunakan air mengalir pakai sabun," tegasnya.

Penulis: Yohanes Marto

Baca Juga