oleh

Pemprovsu Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu 2019

Medan, Akuratnews.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 bersama jajaran KPU Sumatera Utara, Bawaslu Sumatera Utara, Polda Sumatera Utara, Kodam I/BB dan kepala daerah se Sumatera Utara, di Aula Raja Inal Siregar, Jumat (15/2/2019).

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Gubsu Edy Rahmayadi dan dihadiri oleh para unsur pimpinan pada masing-masing instansi dan lembaga tersebut.

Rapat koordinasi ini juga berlangsung secara tertutup dimana para wartawan baik cetak maupun elektronik tidak diperkenankan masuk ke dalam ruangan tersebut. Terlihat petugas keamanan Kantor Gubernur berjaga pada pintu masuk.

Usai rapat koordinasi tersebut, kepada wartawan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, rapat ini digelar untuk melakukan persiapan-persiapan jelang Pemilu, baik dari logistik hingga keamanan saat pesta demokrasi itu digelar.

“Pelaksanaan nanti tanggal 17 April dalam rangka Pilpres dan Pileg jelang Pemilu,” kata Edy.

Edy menambahkan, seluruh pihak, baik itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Komisi Pemilihan Umum (KPU) hingga TNI/Polri siap mendukung untuk menyukseskan pesta demokrasi ini.

“Kita tadi mendengarkan kesiapan, baik itu dari KPU, Bawaslu, maupun pengamanan dari Polri/TNI,” ucapnya.

Menjelang pemilihan nanti, Edy mengaku saat ini memang masih banyak kelemahan, satu di antaranya adalah masalah anggaran yang tertampung sedikit.

“Saat ini kita memang masih banyak kelemahan, itulah nanti akan ditindaklanjuti sampai ke Kabupaten/Kota. Salah satunya adalah anggaran sangat minim, tetapi kita yakin dengan motivasi demokrasi bangsa ini, sehingga ini akan berjalan dengan baik,” katanya.

Sementara itu terkait persiapan pemilu 2019 Ketua KPU Sumut Yulhasni pada kesempatan itu mengatakan, untuk mendistribusikan logistik Pemilu ke sejumlah daerah terpencil, KPU Sumut berencana akan menggunakan helikopter.

Langkah ini katanya diyakini bisa mengatasi persoalan pendistribusian logistik di kawasan yang sulit dijangkau.

“Soal logistik, untuk ke daerah terpencil kan KPU tidak memiliki alat. Misalnya ke daerah kepulauan, kita minta bantuan polisi dan Pemda,” ujar Yulhasni.

Dia berharap aparat kepolisian menggunakan kendaran taktis untuk mengantarkan logistik. Khususnya yang bisa mengakses daerah terpencil.

“Bisa pakai kapal laut, dari darat atau helikopter yang dimiliki Polda,” ujarnya.

KPU Sumatera Utara sejauh ini sudah mendistribusikan logistik ke 22 dari 33 kabupaten kota, dan selama ini belum ada kendala yang begitu berarti dalam distribusi logistik.

Jurnalis: Helmi Sidik Purnomo
Publisher: Ahmad

Loading...

Komentar

News Feed