Penetrasi Fixed Broadband di Indonesia Masih Rendah, Ini Tingkatannya

Akuratnews.com - Menurut World Bank Indonesia melalui cuitannya di Twitter, sebagian besar orang di Indonesia mengakses internet menggunakan perangkat seluler dan hanya 4 persen penduduk mengakses internet melalui fixed broadband.

"Ini lebih rendah dibanding negara tetangga di Asia Tenggara," tulis World Bank Indonesia melalui akun @BankDunia.

Meskipun investasi swasta dalam infrastruktur mobile broadband telah memperluas akses dan mengurangi biaya internet, biaya dan keterjangkauannya masih menjadi faktor yang menghambat penggunaan fixed broadband bagi 44 persen rumah tangga di Indonesia.

Seperti dikutip dari Katadata.co.id, Jumat (6/8), anak perusahaan Telkom Indonesia ini mendominasi pasar dengan jumlah pelanggan sebanyak 8 juta sepanjang tahun 2020.

Jumlah tersebut tentu saja mengalami kenaikan sebesar 1 juta pelanggan bila dibandingkan tahun 2019. Hal ini diperkirakan jaringan Kabel Indihome yang berasal dari Kabel telephone yang sudah ada dan mempunyai Jaringan yang cukup luas yang berada hampir di semua daerah, sehingga dapat lebih mempermudah pengguna Internet untuk mendapatkan jaringan dari IndiHome.

Gap pelanggan IndiHome dibandingkan pesaingnya cukup jauh, tercatat layanan First Media milik PT Link Net berada di posisi kedua dengan market share sebanyak 7 persen.Disusul dengan MNC Play besutan PT Media Nusantara Citra (MNC) dengan proporsi sebanyak 3 persen.

Di tempat keempat dan kelima, Biznet bersama MyRepublick menguasai pangsa pasar tak lebih dari 1 persen.

Potensi besar tentu saja masih terbuka luas di layanan internet peta lebar tetap ini. Pasalnya, masih menurut Bank Dunia, hanya 4 persen yang terhubung dengan internet fixed broadband.

"Sebagian besar orang Indonesia terhubung ke Internet menggunakan perangkat seluler. Hanya 4 persen terhubung ke fixed broadband dan Indonesia tertinggal dari banyak tetangga di regional," kata Sailesh Tiwari dari World Bank, dikutip dari akun Twitter World Bank Indonesia.

Dari segi kecepatan internet baik mobile atau fixed broadband dipegang oleh Singapura. Negara itu memiliki kecepatan 54,37 Mbps untuk mobile dan fixed broadband sebesar 197,26 Mbps.

Di bawah Singapura ada Vietnam, Thailand, Brunei, Myanmar, Laos, Malaysia, Kamboja, dan Fillipina. Baru setelah itu ada Indonesia dengan 14,05 Mbps.

Penulis:

Baca Juga