Resmi! Enam Tersangka Tragedi Kanjuruhan Jadi Penghuni Rutan Polda Jatim

AKURATNEWS - Setelah menjalani pemeriksaan tambahan sejak pukul 10.00 WIB,   akhirnya 6 tetsangka kasus tragedi kanjuruhan baru keluar dari ruang penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim sekitar pukul 19.15, dengan menggunakan baju tahanan, Senin (24/10/2022).

Terlihat beberapa tersangka tragedi yang menewaskan ratusan orang itu keluar dari gedung Ditreskrimum dengan kepala tegak, namun kondisi tangan terikat kabel tees. Sedangkan, beberapa lainnya, ada yang hanya tertunduk saat disorot kamera wartawan.

Kuasa Hukum Dirut PT LIB, Ahmad Hadian Lukita, Amir Burhanuddin mengatakan, kliennya patuh mengikuti proses hukum, meski beberapa waktu lalu pihaknya mengajukan penangguhan penahanan.

"Kemarin sudah kita ajukan untuk tidak dilakukan penahanan. Tapi, nyatanya pada sore hari ini kan ditahan. Kami sejak awal menyampaikan, dia akan patuh mengikuti proses hukum yang telah ditetapkan kepada dia," ungkapnya dengan nada sedikit kecewa.

Sementara Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto menjelaskan, penahanan ini merupakan proses lanjutan setelah proses pemeriksaan dirasa cukup dan telah memenuhi bukti-bukti.

"Bahwa pemeriksaan sudah cukup, sehingga perlu dilakukan langkah selanjutnya, yaitu penahanan. Keenam tersangka akan ditahan di Rutan Polda Jatim. Ini merupakan komitmen Polri, untuk berupaya menegakkan hukum dalam kejadian ini," pungkasnya.

Perlu diketahui keenam tersangka itu, masing-masing Kasat Samapta AKP Bambang Sidik Achmadi, Danki Brimob Polda Jatim AKB Hasdarman, Dirut PT Liga Indonesia Baru (LIB) Akhmad Hadian Lukita, Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris dan Security Officer, Suko Sutrisno, serta Kabag Ops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto yang sebelumnya dikabarkan berhalangan hadir, namun akhirnya mendatangi Mapolda pada pukul 17.40.

Penulis:

Baca Juga