Sadis, Usai BPJS dan Listrik Naik, BBM Juga Naik, Masyarakat Marahlah

Pengamat politik, Ray Rangkuti. (Foto istimewa)

Jakarta, Akuratnews.com - Polemik rencana pemerintah menaikkan iuran BPJS dan Listrik masih belum tuntas, namun seolah belum puas, pemerintah bakal memberikan beban kepada masyarakat dengan kembali menaikkan salah satu kebutuhan pokok, yakni bahan bakar minyak atau BBM lantaran subsidi dikurangi.

Wacana kenaikan BPJS dan pencabutan subsidi listrik 900 Va, akan digelontorkan pada Januari 2020, sedangkan untuk BBM kemungkinan juga akan berlaku di bulan yang sama.

Merespon kenaikan serentak itu, Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, pemerintah memang memiliki kekuasaan untuk mengambil kebijakan, namun Ray mengingatkan, kebijakan itu akan mendapatkan reaksi dari masyarakat.

"Dampaknya masyarakat marahlah, masyarakat enggak suka," ucap Ray lansir situas politik, Sabtu (7/9/2019).

Sebelumnya, pemerintah dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui pemangkasan subsidi listrik sebesar Rp 7,4 triliun.

Di kompleks gedung DPR, Jakarta, Jumat, (6/9/2019) kemarin, Menteri Keuangan Sri Mulyani berdalih, pemangkasan subsidi diberlakukan lantaran penurunan asumsi ICP dan juga adanya penajaman sasaran penerima subsidi golongan 900 VA.

Selanjutnya 1 2
Penulis: Hugeng Widodo
Editor: Redaksi

Baca Juga