Sebanyak Lima Sekolah di Muna Laksanakan Ujian Akhir Sekolah Berbasis Komputer

Kepala SMPN 1 Raha, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara,Jumadi Safani, S.Pd saat melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian sekolah berbasis komputer disekolahnya
Kepala SMPN 1 Raha, Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara,Jumadi Safani, S.Pd saat melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian sekolah berbasis komputer disekolahnya

AKURATNEWS - Menindaklanjuti Surat edaran Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Riset Teknologi Republik Indonesia (Mendikbudristek RI) Nadiem Anwar Makarim, Nomor 1 Tahun 2021 tentang Peniadaan Ujian Nasional dan Ujian Kesetaraan serta Pelaksanaan Ujian Sekolah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease, lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Muna Sulawesi Tenggara (Sultra), sejak hari Senin (11/4/2022), mulai melaksanakan Ujian Akhir Sekolah berbasis Komputer.

Pelaksanaan Ujian berbasis komputer itu dilaksanakan selama 10 hari dari tanggal 11 hingga 20 April 2022, disekolah masing-masing

Hal itu di ungkapkan Oleh Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Muna, Drs La Taha, melalui Kepala Bidangnya, Sukur,S.Pd, kepada Akuratnews.com, Rabu (13/4/2022).

Dia mengatakan bahwa pelaksanaan ujian itu hanya dapat dalaksanakan oleh sekolah sekolah yang ada di wilayah perkotaan saja. Sementara yang lainnya itu akan melaksanakan ujian menggunakan kertas.

" Hanya lima sekolah di perkotaan saja yang dapat melaksanakan Ujian sekolah berbasis komputer," Ucap Sukur mantan Kepala Sekolah (Kasek) SMPN 1 Raha itu

Berdasarkan data kami, lanjut Kabid SMP penggati Asuramada itu, dari 85 SMP yang akan melaksanakan Ujian akhir itu hanya lima sekolah yang akan melaksanakan ujian sekolah berbasis komputer dan sisanya 75 sekolah akan melaksanakan ujian sekolah berbasis kertas.

" Dari 85 Sekolah, ada 75 SMP yang laksanakan ujian sekolah berbasis kertas. Untuk pelaksanaannya nanti dimulai tanggal 18 April 2022 nanti," Ungkapnya.

Sementara itu Kasek SMPN 1 Raha, Jumadi Safani,S.Pd yang ditemui di pelataran sekolahnya yang sedang memantau siswa siswinya yang sedang mengikuti Ujian, saat ditemui mengatakan jika pelaksanaan ujian berbasis komputer disekolahnya itu berjalan baik hanya terdapat sedikit gangguan teknis persoalan jaringan internet.

" Untuk pelaksanaannya baik. Hanya masalah teknis saja, masalah jaringan yang sedikit lambat. Mungkin dikarenakan faktor pengguna yang padat. Tapi anak anak kami tetap melaksanakan ujian," Terangnya.

Kata Jumadi, bahwa pelaksanaan ujian ini kami rancang sedetail mungkin, seperti pelaksanaan tes CPNS yang berbasis komputer.

" Ini kesepakatan kami dengan lima pimpinan sekolah, yang diamini oleh Dikbud sendiri selaku istansi yang menaungi kami Sehingga pelaksanaan ujian akhir sekolah itu kita lakukan dengan berbasis komputer. Ini juga menjadi dasar anak anak kami kelak, jika nantinya mereka akan mengikuti tes CPNS atau apa saja yang berbasis komputer mereka sudah memiliki pemahaman," Tukasnya.

Dikatakan Kasek SMPN 1 Raha itu bahwa dalam pelaksanaan ujian ini, sebanyak 125 leptop yang kita siapkan yang merupakan aset sekolah yang digunakan saat ini oleh 219 orang siswa peserta ujian.

" Dari 219 siswa siswi kami yang mengikuti dan melaksanakan ujian akhir sekolah berbasis komputer ini, mereka menggunakan 125 leptop yang kita siapkan. Dan itu kita laksanakan dua sesi. Pagi jam 7.30 masuk dan pulang Jam 11.00 WITA. Saya tidak tau kalau disekolah lainnya. Tapi Ini juga kami lakukan adalah perhatian kami terhadap anak anak di bulan Ramadhan ini. Terutama menjaga stabilitas anak anak kami dalam berpuasa," Tuturnya.

Ditempat berbeda Kasek SMPN 4 Raha, Ria La Ode Thamrin, saat ditemui mengatakan bahwa sekolah yang dipimpinnya itu adalah merupakan salah satu sekolah yang siswa siswinya juga mengikuti ujian sekolah berbasis komputer.

" Untuk anak anak kami yang mengikuti ujian sekolah berbasis komputer itu sebanyak 197 orang. Sementara untuk sekolah lain itu mereka mengikuti ujian sekolah berbasis kertas. Ini dilaksanakan berdasarkan surat edaran Mendikbud Nomor 1 tahun 2021. Dan hanya kami lima sekolah yang sepakat kepada Dikbud untuk melaksanakan Ujian sekolah berbasis komputer ini," Tandasnya.

Dari hasil kesepakatan antara lima sekolah dengan Dikbud Muna dalam rangka pelaksanaan ujian akhir sekolah berbasis komputer itu adalah SMPN 1 Raha, SMPN 2 Raha, SMPN 3 Raha dan SMPN 4 Raha serta SMPN 6 Raha.***

Penulis: Zainal Arifin
Editor: Redaksi

Baca Juga