Picu Keramaian di Masa PPKM

Selebgram Aceh Tersandung Hukum

photo : Instagram @Herlin Kenza

AKURATNEWS | Influencer Aceh Herlin Kenza (26) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus kerumunan. Ia dituding bertanggung jawab telah memicu keramaian warga saat mengendorse toko Wulan Kokula di kawasan pasar Inpres, Banda Sakti, Lhoksemawe, Aceh Utara, pada Jumat (16/7) lalu.

Polisi menilai Selebgram Herlin Kenza dan owner Wulan Kokula secara sah telah melanggar kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Penetapan kedua tersangka ini berdasarkan hasil pemeriksaan, dari terduga pelaku dan saksi-saksi, termasuk satu ahli hukum pidana," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy, Sabtu (24/7).

Winardy menyebutkan, kerumunan warga yang terjadi di lokasi itu secara jelas telah melanggar aturan Kekarantinaan, karena mengabaikan pedoman protkol kesehatan.

"Sudah jelas melanggar, tertuang dalam Pasal 93 undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 Jo pasal 55 KUHP," tandasnya.

Sebagai informasi, toko Wulan Kokula yang sempat heboh mendatangkan Barbie Aceh Herlin Kenza pada pekan lalu itu kini telah disegel oleh Polisi dan Pemkot setempat.

Penulis:

Baca Juga