Sengketa Lahan UIII, PN Depok Digeruduk Puluhan Ahli Waris

Para ahli waris lahan UIII di PN Depok, Selasa,(26/7)
Para ahli waris lahan UIII di PN Depok, Selasa,(26/7)

AKURATNEWS- Sekitar 50 orang warga Kecamatan Sukmajaya Depok tampak memadati area Pengadilan Negeri (PN) Depok di Jalan Boulevard Kota Kembang Depok, Selasa,(26/7), malam.

Kedatangan puluhan warga Sukmajaya, Depok di ruang sidang di PN Depok untuk ikuti jalanya sidang perkara lahan seluas kurang lebih 121 hektar yang kini sebagai Universitas Internasional Islam Indonesia (UIII) di Kelurahan Cisalak, Sukamajaya Depok.

Ariani, salah seorang warga Pedurenan, Cisalak Pasar yang merupakan ahli waris Mian Bin Lian, mengaku selalu mengikuti proses jalanya sidang di PN Depok lantaran sebagai salah satu ahli waris lahan yang kini dibangun UIII.

"Saya selalu ikuti persidangan ini (sengketa lahan UIIi) karena sebagai salah satu ahli waris. Sama seperti warga lain yang sekarang datang juga di sini (PN Depok)," kata Ariani di PN Depok, Selasa,(26/7) malam.

Dia juga menyayangkan molornya pelaksanaan waktu sidang. Padahal, Ariani mengaku sudah datang sejak siang hari bersama para perwakilan ahli waris di lahan tersebut.

"Ya cape, ya kecewa juga karena awalnya PN Depok jadwalkan sidang dari jam satu siang tadi. Mangkanya sampai malam gini baru selesai", aku Ariani di PN Depok usai jalanya sidang kesaksian perkara perdata tercatat di register No.259/Pdt.G/2021/PN.Dpk.

Padahal, masih kata Ariani sidang tidak pernah sampai malam seperti ini. Meski begitu, dirinya dan para ibu-ibu yang juga merupakan ahli waris di lahan UIII itu tetap merasa semangat mengikuti jalanya persidangan.

"Sebagai ahli waris, saya dan ahli waris lain akan hadir pada sidang lanjutan Selasa minggu depan", jelasnya.

Molornya waktu sidang juga cuatkan pertanyakan dari salah seorang ahli waris lainya Nurhayati. "Kenapa dan ada apa waktu sidang bisa molor berjam-jam dan baru selesai malam hari begini", tandasnya.

Sementara, Sekretaris Koalisi Rakyat Anti Mafia Tanah (Kramat), Yoyo Effendi mengatakan, pihaknya akan terus mengawal jalanya agenda sidang kesaksian yang akan kembali digelar pekan depan.

"Dalam agenda sidang berikutnya akan menghadirkan satu orang lagi saksi dari pihak ahli waris lainya", katanya.

Yoyo merasa optimis jika upaya warga sebagai ahli waris akan melahirkan hasil putusan sidang yang adil serta berpihak pada kebenaran dan kemenangan untuk ahli waris.

Sidang perkara perdata tercatat di register No.259/Pdt.G/2021/PN.Dpk di pimpin Ketua Majelis Hakim Divo Ardianto, Hakim anggota Nugraha M Prakasa dan Fauzi.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga