Video Viral “Avanza VS Fortuner” Berakhir Damai Di Kantor Polisi

Kedua pihak yang berseteru bersalaman usai menyepakati perdamaian di Polsek Metro Menteng, Jakarta. Rabu (9/9/2020). foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Jakarta. Akuratnews - Usai viral di media sosial, kasus aksi kekerasan pengemudi mobil Avanza terhadap mobil Fortuner dikawasan Jl. Proklamasi, Menteng. Jakarta Pusat pada Selasa 8 September 2020 lalu akhirnya terungkap.

Berawal dari adanya laporan pengemudi Fortuner ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Metro Menteng perihal aksi pengerusakan mobil oleh sejumlah orang menggunakan batu hingga kaca depan dan belakang mobil hancur.

Merespon adanya kejadian tersebut, Kapolsek Metro Menteng AKBP Guntur Muhammad Tariq S.I.K memerintahkan Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima untuk melakukan pencarian terhadap sejumlah orang yang melakukan pengerusakan mobil Fortuner hingga kaca depan dan belakang mobil hancur.

Berbekal sebuah tayangan video yang diambil korban saat kejadian, Tim Buser menelusuri pemilik kendaraan Avanza Veloz warna putih yang dikendarai para tersangka.

"Dari nopol kendaraan yang terlihat di rekaman video, kami langsung bergerak dan menyusuri lokasi keberadaan mobil dan para tersangka," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng Kompol Gozali Luhulima kepada akuratnews di Jakarta. Rabu (9/9/2020).

Semangat dan kerja keras serta kerjasama tim Reskrim Polsek Metro Menteng tidak mengkhianati hasil, kurang dari 20 jam, para tersangka berinisial PFS (47), LFA (43) dan HA (29) berhasil ditangkap berikut satu unit mobil Avanza Veloz B 2**3 UFO dibawa ke Mapolsek Menteng.

"Yang diamankan ada tiga orang berikut kendaraan yang mereka gunakan saat kejadian," ungkap Gozali.

Setelah dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap tiga tersangka, penyidik kemudian mempertemukan para tersangka dan korban berinisial LA dan SK.

Disampaikan Gozali, dari hasil pemeriksaan penyidik, terungkap bahwa kejadian pengerusakan mobil Fortuner berawal dari adanya pengerusakan kaca spion mobil Avanza oleh SK selaku pengemudi mobil Fortuner ketika mobil keduanya hampir bersenggolan dikawasan Matraman, Jakarta Timur.

"Dari keterangan tersangka dan korban, dipastikan bahwa kejadian tersebut tidak ada hubungannya dengan Dept Colector atau penarikan mobil, melainkan permasalahan saling tidak mau mengalah saat berkendara hingga tersulut emosi," jelas Gozali.

"Tidak terima kaca spion mobilnya dirusak, pengemudi Avanza mengejar mobil Fortuner hingga akhirnya terjadi aksi pengerusakan mobil Fortuner menggunakan batu di Jl. Proklamasi," tambahnya.

Menyadari kesalahan karena kedua pihak terbawa emosi, akhinya ditempuh kesepakatan bahwa keduanya saling memaafkan dan berdamai.

"Setelah kita lakukan mediasi kedua belah pihak, akhirnya mereka sepakat untuk berdamai dihadapan polisi dan menandatangani surat pernyataan," pungkas Gozali.

Sebelumnya, sebuah video aksi pengerusakan mobil Fortuner di kawasan Jl. Proklamasi, Menteng. Jakarta Pusat mendadak viral di media sosial, tayangan video tersebut menuai berbagai komentar dari warganet yang melihat.

Mencegah tersebarnya informasi yang salah dan berpotensi menimbulkan keresahan, polisi segera bertindak mencari tersangka. (akuratnews).

Penulis:

Baca Juga