Tutupi Kebenaran Insiden Tembak Pesawat Ukraina

Warga Iran Marahi Rouhani

Teheran, Akuratnews.com - Otoritas Iran telah mengakui jika pihaknya menembak jatuh sebuah pesawat Ukraina. Pemimpin Tertinggi dan Presiden Iran, Hassan Rouhani telah mengakui dan akan bertanggungjawab akan insiden ini.

Namun, banyak warga Iran yang marah atas tindakan ceroboh pemerintahnya. Mereka menggunakan media sosial (medsos) untuk mengungkapkan kemarahannya pada pemerintahan Rouhani yang dianggap menutupi kebenaran tentang tragedi pesawat Ukraina.

"Ini tragedi nasional. Cara otoritas menangani dan ini diumumkan oleh otoritas bahkan lebih tragis," ujar Ali Ansari, ulama moderat seperti dikutip dari kantor berita ILNA.

"Mereka sangat hati-hati tidak membunuh satu pun warga AS dalam pembalasan mereka untuk Soleimani. Tapi mereka tidak menutup bandara? Ini menunjukkan seberapa jauh rezim ini peduli pada rakyat Iran," tutur seorang warga Iran, Mira Sedaghati di Teheran.

Pernyataan militer Iran menyatakan pesawat Ukraina itu secara salah dianggap "target musuh" setelah bergerak menuju pangkalan militer Garda Revolusi dekat Teheran. Militer Iran menyatakan ini kesalahan manusia dan tidak disengaja.

"Tidak disengaja? Apa itu artinya? Mereka menutupi berita sangat tragis ini selama beberapa hari hanya untuk meratapi Soleimani. Kalian memalukan," kata warga Iran lainnya, Reza Ghadyani di kota Tabriz.

Sejumlah warga Iran menuntut para pejabat mengundurkan diri dan menolak permintaan maaf pemerintah terkait tragedi itu.

"Hanya pengunduran diri," tweet warga Iran Sadeq di akun Twitternya.

Seperti dikerahui, Iran mengakui pesawat penumpang itu ditembak jatuh oleh rudal secara tidak sengaja setelah serangan rudal Iran pada target Amerika Serikat (AS) di Irak. Otoritas menyatakan pertahanan udara Iran menembak secara salah saat siaga tinggi setelah serangan ke Irak itu.

176 orang tewas dalam tragedi pesawat tersebut. Ekspresi duka cita atas tragedi itu oleh Pemimpin Tertinggi dan Presiden Iran, Hassan Rouhani gagal meredam kemarahan publik.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga