oleh

Grab Bersikeras Tolak Naikkan Tarif Dasar

Jakarta, Akuratnews.com – Telah dilakukan mediasi antara Presidium Gerakan Aksi Roda Dua (Garda) Indonesia dengan manajemen dari dua aplikator, Gojek dan Grab, terkait tuntutan untuk menaikkan tarif dasar.

Mediasi yang difasilitasi oleh Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya dilakukan di ruang rapat utama Dit Intelkam Polda Metro. Jaya, Gedung Promoter lantai 15 dari jam 16.00 – 19.30 secara terpisah antara kedua manajemen tersebut. Sayangnya, mediasi ini harus berakhir dengan jalan buntu. Hanya Gojek yang meminta waktu untuk memutuskan menaikan tarif dasar.

Menurut Presidium GARDA, manajemen Grab seakan mendorong para mitranya untuk terus melanjutkan Aksi 188 dengan menolak mengakomodir tuntutan para mitra ojek onlinenya tersebut. Manajemen dianggap tidak kooperatif dan tidak menghargai usaha yang dilakukan oleh Negara dan Pemerintah RI untuk meredam gejolak aksi yang akan dilakukan oleh para mitranya.

Seperti diketahui, berbagai pihak dari Kemenhub, Kemenkominfo dan Kepolisian sudah turun tangan langsung untuk melakukan komunikasi dan mediasi, namun hal ini tidak juga dihargai oleh pihak manajemen Grab, jelasnya. Oleh sebab itu, pengojek online akan tetap melaksanakan Aksi 188, tegasnya.

Garda mendorong Negara dan Pemerintah RI untuk mengusut tindakan yang dilakukan oleh manajemen Grab, apakah ada misi tertentu dari manajemen untuk mengacaukan gelaran Asian Games melalui para mitra ojek onlinenya, mengingat juga bahwa Grab merupakan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia, mirisnya perusahaan ini juga sebagai sponsor Asian Games yang uang sponsor ini diambil dari darah dan keringat para mitra ojek onlinenya.

Komentar

News Feed