oleh

Presidium Persatuan Pergerakan Minta Jokowi Copot Jaksa Agung

Jakarta, Akuratnews.com -Presidium Persatuan Pergerakan (PP) Andrianto mengkritisi kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sektor penegakan hukum menjelang akhir pemerintahannya.

Kerja Pemerintah, dalam hal ini Kejaksaan Agung dinilai syarat kepentingan politik lantaran Jaksa Agung HM Prasetyo berlatar belakang partai politik.

Andrianto mengatakan, selama Kejaksaan Agung dipimpin politikus partai politik, lembaga penegak hukum tersebut dinilai jauh dari harapan.

“Rakyat berharap akan adanya perubahan yang jadi tolak ukur antara lain kinerja Kejakgung yang jauh dari harapan, pointnya paling jeblok boleh di bilang hasilnya rata rata atau Under perfomance”. ujar Andrianto, Sabtu, (10/03/18).

Lebih lanjut Andrianto menilai, dalam survey terakhir dari lembaga SMRC, Pol Traking dan Indobarometer tingkat kepuasaan publik di sektor hukum hanya di angka 40 %.

Hampir sama dengan tingkat kepuasaan ekonomi yang di angka 45 % padahal sektor hukum ini jadi aplikatif dalam menilai kinerja pemerintahan keseluruhan.

“Publik bisa menilai mana yang profesional atau tidak, sebelum diangkat jadi Jaksa Agung, Prasetyo adalah Anggota DPR dari Partai Nasdem. Padahal Jokowi berjanji tertuang dalam nawacita akan menunjuk Jaksa Agung yang profesional dan non parpol. Nyatanya kader Partai Nasdem yakni Presetyo yang jadi Jaksa Agung” tegasnya.

Dirinya menambahkan, banyak indikasi kinerja Prasetyo yang tidak profesional antara lain, tidak jelasnya pemberantasan korupsi, dan hukuman mati gembong narkoba yang tertunda terus. Publik mensinyalir Prasetyo bermain dalam wilayah politis.

Banyak langkah langkahnya tercium dalam irama kepentingan politis. Menurutnya wajar bila Trimedya Pandjaitan meminta Prasetyo dicopot.

“Semestinya diakhir pemerintahan yang tersisa ini alangkah baiknya Jokowi kembali ke nawacita untuk kembalikan Jaksa Agung ke figur profesional yang bekerja tidak partisan” ungkapnya.

“Masyarakat sudah cerdas menilai kejaksaan. Kalau kita mau menegakkan hukum carilah orang terbaik di Kejagung” pungkas Andrianto. (Ahy)

Komentar

News Feed