Persiapan Pemilu 2019

Catat, Pagi Ini Bawaslu Jakarta Timur Lantik 8.234 Pengawas TPS

Jakarta, Akuratnews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Timur secara resmi akan melantik 8.234 anggota Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) serentak yang akan dilaksanakan di Kantor Kecamatan se-Jakarta Timur.

Demikian dijelaskan Tami Widi Astuti, anggota Bawaslu Kota Jakarta Timur divisi SDM dan organisasi dalam keterangannya kepada wartawan, Minggu (24/3/2019).

Menurut Tami, pembahasan pelantikan sudah dibahas dalam rapat kerja teknis yang digelar Bawaslu bersama Panwascam dan jajarannya, dengan perincian sebagai berikut:

1. Panwaslu Kecamatan Cakung akan melantik 1.461 PTPS di lapangan Walikota Jaktim pukul 08.30 wib,

2. Panwaslu Kecamatan Pulogadung akan melantik 803 PTPS di halaman kantor Kecamatan Pulogadung pukul 15.00 wib,

3. Panwaslu Kecamatan Matraman akan melantik 499 PTPS di GOR Matraman pukul 08.00 wib,

4. Panwasku Kecamatan Jatinegara akan melantik 888 PTPS di GOR Kecamatan Jatinegara pukul 09.00 wib,

5. Panwaslu Kecamaran Durensawit akan melantik 1.126 PTPS di GOR Pondok Bambu pukul 08.00 wib,

6. Panwaslu Kecamatan Kramat jati akan melantik 814 PTPS di Unit Pengelolaan Armada Sekolah (UPAS) pukul 07.00 wib,

7. Panwaslu Kecamatan Makasar akan melantik 597 PTPS di halaman Kantor Kecamatan Makasar pukul 15.00 wib,

8. Panwaslu Kecamatan Ciracas akan melantik 785 PTPS di GOR Kelapa Dua Wetan pukul 09.00 wib,

9. Panwaslu Kecamatan Cipayung akan melantik 709 PTPS di halaman Kantor Kecamatan Cipayung pukul 08.00 wib,

10. Panwaslu Kecamatan Pasar Rebo akan melantik 552 PTPS di GOR Kalisari pukul 09.00 wib.

"Berdasarkan Pasal 114 Undang-Undang No. 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menyebutkan Pengawas TPS bertugas, mengawasi persiapan pemungutan suara, mengawasi pemungutan suara, megawasi persiapan perhitungan suara, melaksanakan perhitungan suara, serta mengawasi pergerakan hasil perhitungan suara dari TPS ke PPK di Kecamatan." ujar Tami.

Menurut Tami, sesuai Pasal 115, Pengawas TPS juga mempunyai kewenangan  sebagai berikut, pertama, menyampaikan keberatan dalam hal ditemukannya dugaan pelanggaran, kesalahan atau penyimpangan administrasi pemungutan dan penghitungan suara;

Kedua, menerima salinan berita acara dan sertifikat pemungutan dan penghitungan suara, dan Ketiga, melaksanakan wewenang lain sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tami berharap, Pengawas TPS yang nanti telah dilantik akan diberikan Bimbingan Teknis untuk menguasai Pengetahuan dan Pemahaman Pengawasan di TPS, sehingga dapat bekerja dengan baik.

"Pengawas TPS dalam menjalankan tugas nantinya dapat berkordinasi dengan seluruh pihak, baik KPPS, Saksi Peserta Pemilu dan Pemantau pemilu untuk terselenggaranya Pemilu serentak 2019 secara baik, lancar, aman, damai dan tidak terjadi pelanggaran pemilu." tandasnya.

Penulis:
Editor:Redaksi

Baca Juga