CCEP Indonesia Kukuhkan Komitmen Upaya Penanggulangan Pandemi COVID-19

Perwakilan CCEP Indonesia menyambangi lokasi vaksinasi di Desa Sukadanau, Cikarang Barat.

AKURATNEWS - Coca-Cola Europacific Partners (CCEP) Indonesia, melalui salah satu pabriknya, Bekasi 1 Plant, mendukung penyelenggaraan program vaksinasi warga Desa Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kamis hingga Jumat (26-29/10) lalu. Kegiatan vaksinasi ini merupakan kolaborasi antar pihak, yaitu Polsek Cikarang Barat, Pemerintah Desa Sukadanau, dan Forum Komunikasi Warga Zona 1 CCEP Indonesia, Bekasi 1 Plant.

“Target vaksinasi kali ini sebanyak 400 peserta per hari. Sehingga, selama empat hari penyelenggaraan, kami berharap dapat mencapai angka 1.600 peserta. Sejauh ini, pelaksanaan vaksinasi terlaksana secara baik berkat kerja sama dengan semua pihak, termasuk dukungan logistik dari CCEP Indonesia. Antusiasme warga pun cukup tinggi,” ujar Raden Nugraha, Ketua RW.013 Desa Sukadanau yang sekaligus Koordinator Kegiatan Vaksinasi kali ini.

Penyelenggaraan program vaksinasi ini merupakan pelaksanaan tahap ke dua, yang menyasar warga Desa Sukadanau. Diselenggarakannya kegiatan ini juga merupakan bagian dari dukungan terhadap program percepatan vaksinasi masyarakat yang dicanangkan, baik oleh Pemerintah Pusat Republik Indonesia dan juga Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari website resmi Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Bekasi (Pikokabsi), hingga hari Rabu, 27 Oktober 2021, tingkat vaksinasi dosis pertama telah mencapai angka 1.774.023 orang atau 73,37% dan dosis kedua mencapai angka 1.110.042 (45,91%).

Dengan capaian tersebut, mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021, maka Kabupaten Bekasi saat ini telah masuk ke dalam kriteria penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2 dari yang sebelumnya Level 3.

Penyesuaian penerapan level PPKM tersebut berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial dalam Penanggulangan Pandemi COVID-19 yang diterapkan oleh Menteri Kesehatan dengan penambahan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 dan vaksinasi dosis 1 lanjut usia di atas enam puluh tahun.

Yang mana pada pedoman tersebut disebutkan bahwa penurunan level penerapan PPKM suatu wilayah ke Level 2 apabila wilayah tersebut telah mencapai total vaksinasi dosis 1 minimal sebesar lima puluh (50) persen.

Selanjutnya 1 2
Penulis:

Baca Juga