oleh

Daryatmo : PTUN Kabulkan Semua Gugatan Partai Hanura Kubu Bambu Apus

Jakarta Akuratnews – Polemik kepengurusan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) akhirnya menemui titik terang, pasalnya semua gugatan yang diajukan kepengurusan DPP Hanura versi Daryatmo – Sarifuddin Sudding terkait hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Hanura oleh kepengurusan versi Oesman Sapta Odang (OSO) dikabulkan oleh hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Putusan dari PTUN yang menyatakan bahwa semua permohonan gugatan dari Hanura Bambu Apus itu dikabulkan,” kata Ketua Umum Partai Hanura Daryatmo saat menggelar jumpa pers di kantor DPP Partai Hanura, Bambu Apus. Jakarta. Selasa (26/6).

Hal senada juga disampaikan Sekertaris Jenderal (Sekjen) Partai Hanura Sarifuddin Sudding, bahwa keputusan dari PTUN sesuai dengan keinginan dari para kader Hanura dan pengurus partai di daerah yang menginginkan perbaikan internal dengan kepengurusan Partai yang sah demi hukum.

“Konflik yang terjadi di internal Hanura dimana kemarin dari 401 cabang dan 27 DPD yang menggelar munaslub oleh keputusan pengadilan tata usaha negara itu dinyatakan sah dan berdasarkan hukum,” terang Sarifuddin Sudding.

Sebelumnya, Kisruh di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dimulai dari surat keputusan ganda untuk pasangan calon yang diusung dalam Pemilukada Purwakarta Tahun 2018, karena KPUD Purwakarta menolak pendaftaran bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati usungan Gerindra dan Hanura, Rustandie-Didik yang mendaftar dengan SK yang ditanda tangani Oesman dan Wakil Sekjen Berny Tamara.

Masalah muncul karena ternyata pasangan Anne Ratna Mustika-Aming diketahui juga telah mendaftar sebagai bakal calon Bupati dan Wakil Bupati dengan SK yang ditandatangani oleh Oesman Sapta Odang dan Sudding. (dk).

Komentar

News Feed