Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’ Dilarang Tayang di Depok

Depok, Akuratnews.com - Salah satu film layar lebar garapan sutradara Garin Nugroho berjudul 'Kucumbu indah tubuhku' mendapat larangan tayang di seluruh bioskop di Depok.

Pihak Pemerintah Kota Depok dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Depok menilai konten yang disajikan dalam film tersebut melanggar norma agama.

Wali Kota Depok Mohammad Idris, melarang film Kucumbu Tubuh Indahku ditayangkan di bioskop di Depok. Film tersebut dinilai kental dengan unsur Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) dan hubungan seksualitas antara sesama jenis.

Langkah serupa juga dilakukan MUI Kota Depok, dengan mengedarkan bahkan menyurati ke Wali Kota Depok untuk melarang penayangan film tersebut.

Dalam isi surat tersebut, terdapat tiga poin antaralain mengenai ketidak sesuaian dengan norma-norma kesusilaan yang di masyarakat, khususnya dengan prinsip dan nilai-nilai agama Islam.

Dampak tayangan film yang juga dianggap mampu merusak generasi muda Islam di Kota Depok untuk prilaku seks bebas dan menyimpang dan mendukung penuh langkah Wali Kota Depok terkait film tersebut.

"Kami sangat mendukung langkah Wali Kota Depok dengan melarang penayangan film tersebut di wilayah Depok, "kata Ketua MUI Depok KH A Dimyathi kepada wartawan, Jumat (26/4).

Terkait film itu, Wali Kota Depok juga mengeluarkan surat keberatan yang ditujukan pada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

Isi surat dengan nomor 460/165-huk- DPAPMK tanggal 24 April 2019 itu menyebut bahwa film tersebut berdampak pada keresahan di masyarakat. Sebab, dalam film tersebut terdapat adegan penyimpangan seksual.

"Hal itu dapat mempengaruhi cara pandang masyarakat terutama generasi muda untuk mengikuti bahkan membenarkan perilaku penyimpangan seksual tersebut," kata Idris, Kamis (25/4).

Wali Kota Depok mjuga menilai dalam adegan dalam film tersebut bertentangan dengan norma agama.

Selain itu juga berpengaruh pada pola pandang masyarakat terutama generasi muda sehingga mengganggap perilaku penyimpangan seksual merupakan perbuatan yang biasa dan dapat diterima.

Di dasari hal itu, seluruh bioskop di Depok dilarang tayangkan film yang telah memenangkan beberapa penghargaan film internasional.

Penulis: Eko Ahdayanto
Editor:Redaksi

Baca Juga