Rekapitulasi Pemilu 2019

Garuda Merah Desak Shutdown Situng KPU

Jakarta, Akuratnews.com - Sistem Informasi  Perhitungan Suara (Situng) yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) dipandang menyesatkan dan perlu segera dihentikan.

Hal ini ditegaskan organisasi sayap pendukung pasangan capres Prabowo - Sandiaga Uno, Garuda Merah. Situng dipandang Garuda Merah memberi penyesatan publik.

"Situng di shutdown (hentikan) dulu. C1 nya dimunculkan," tegas Ketua Umum Garuda Merah, Abdul Rahman di Jakarta, baru-baru ini.

Selain menyesatkan, Situng dipandangnya tidak menyajikan data secara akurat.

"Selain memberi penyesatan bagi publik, Situng juga  nggak bisa menyajikan data secara akurat, informatif yang dapat dipercaya," imbuh Rahman.

Menurutnya, masih banyak kekeliruan pada Situng KPU. Petugas entry data KPU masih melakukan kesalahan memasukan data dari formulir C1 ke Situng.

"Beberapa waktu lalu saya sudah menemui pihak KPU untuk membuktikan masalah Situng ini. Dan meyakinkan bahwa kesalahan entry data dari formulir C1 ke Situng jelas dapat merugikan salah satu paslon," ungkap Rahman.

Selain itu Garuda Merah akan menemui Komnas HAM agar segera membentuk Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait ratusan petugas pemilu yang meninggal dan ribuan yang sakit saat bertugas selama Pemilu 2019.

"Kami melihat ada tanda-tanda kematian yang tidak wajar, karena 583 kematian dan ribuan yang sakit ini terjadi dalam waktu tiga minggu saja sejak pemilu. Kita akan mendesak Komnas HAM untuk membentuk TGPF," tandasnya.

Hal ini didasarkan lantaran selama ini kematian ratusan petugas pemilu tersebut belum mendapatkan hasil diagnosis yang jelas dan hasilnya tidak transparan dibeberkan pertanyakan.

"Kami menduga ada yang ditutupi," pungkasnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga