Gelar Aksi, Mahasiswa UINAM Tuntut Pembebasan UKT Semester Depan

Makassar, Akuratnews.com - Mahasiswa UIN Alauddin Makassar serta seluruh lembaga kemahasiswaan Uinam menggelar aksi di depan gerbang kampus 2 UINAM dengan isu "Evaluasi Kinerja Rektor UIN Alauddin Makassar dan Bebaskan Uang Kuliah Tunggal (UKT) semester depan" pada Jumat (05/06/2020)

Ahmad Aidil Fahri selalu ketua Dema-U menyampaikan bahwa tujuan aksi tersebut dikarenakan tidak adanya respond dari pimpinan kampus UIN Alauddin Makassar selama pandemi covid-19

"Untuk respon kampus sendiri terkhusus mengenai persoalan masalah UKT dan anggaran belum ada respon sampai hari ini padahal kami dari lembaga mahasiswa UINAM beberapa kali mengajak diskusi secara virtual atau pun telah berapa kali melayangkan maklumat dan juga aspirasi mahasiswa ke pimpinan kampus namun belum diakomodir hingga saat ini" Kata Fahri

Ketua Dema-U yang kerap di sapa Fahri beserta dengan seluruh Lembaga Kemahasiswaan Ruang Lingkup UIN Alauddin Makassar juga melaksanakan longmarch, aksi bisu, dan penyerahan tuntutan kepada perwakilan pimpinan kampus.

"Kita ketahui bersama bahwasanya akibat dari situasi pandemi covid-19 sekarang berdampak ke penurunan pendapatan ekonomi bagi mahasiswa ataupun orang tua mahasiswa dan seharusnya di situasi kali ini perlu perhatian terkhusus untuk semester depannya dan saya rasa solusi yang sangat alternatif dalam mengatasi masalah yang terjadi sekarang ialah memberikan maupun menggratiskan UKT bagi mahasiswa ataupun pemotongan UKT untuk semester depan" imbuhnya

Fahri menuturkan bahwa perlunya ada kebijakan yang dapat di keluarkan oleh pimpinan kampus serta berharap bahwa aksi atas keresahan mahasishwa kali ini dapat didengarkan

"tentu berbicara kebijakan yang diharapkan kampus itu sendiri ialah sebuah kebijakan yang betul-betul kebijakannya itu ialah adanya pemenuhan hak bagi mahasiswa serta adanya perhatian dengan kondisi yang terjadi saat ini" tuturnya

Hasil dari aksi pada Jumat (05/06) diterima oleh dekan sejajaran dan selanjutnya tinggal menunggu keputusannya.

Baca Juga