HMI : Bukan Hanya Jokowi, Wagirin Arman Juga Harus Turun

Massa HMI sekawasan UINSU berdemo menuntut Presiden Joko Widodo dan Ketua DPRD Sumatera Utara, mundur. (Red)
Massa HMI sekawasan UINSU berdemo menuntut Presiden Joko Widodo dan Ketua DPRD Sumatera Utara, mundur. (Red)

DeliSerdang, Akuratnews.com - Aksi Unjuk rasa yang telah digelar HMI Sekawasan UIN SU (13/9) kemarin berbuntut panjang. Selain menuntut mundur Presiden Joko Widodo, mereka juga meminta Wagirin Arman, Ketua DPRD untuk lengser.

Massa yang turun ke Kantor DPRD, berunjuk rasa dan memaksa masuk ke kantor DPRD Sumut hampir berjumlah 500-an orang tersebut merasa kecewa. Sebagaimana diungkapkan oleh Muhammad Najib, Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Syari'ah dan Hukum UINSU.

Muhammad Najib mewakili HMI Sekawasan UINSU menyampaikan dua tuntutan besar pada aksi hari ini. Pertama stabilkan kurs Rupiah terhadap nilai tukar dollar. Kedua, apabila dalam 7 hari kedepan Pemerintah tidak ada merespon melalui kebijakannya maka kami nyatakan diri untuk berunjuk rasa kembali dalam jumlah massa yang lebih besar lagi untuk menurunkan Jokowi sekaligus Wagirin Arman yang tidak mampu memimpin DPRD Sumut dengan baik dan merakyat", ujar Muhammad Najib.

Dalam Orasinya Muhammad Najib mengatakan kekecewaan terhadap pucuk pimpinan DPRD Sumatera Utara ini.
"Kami kecewa dan merasa terhina, mengapa pucuk pimpinan DPRD Sumut tak berani hadir ditengah-tengah kami, padahal kami adalah rakyatnya yang ingin berdialog, bertukar fikirannya dengannya, ujar Najib.

"Wagirin Arman, Ketua DPRD Sumut yang terhormat, ingatlah anda dari mana berasal, saya Mahasiswa yang berasal dari Deli Serdang, anda harus ingat dari mana anda berasal kalau bukan dari suara rakyat deli serdang kenapa anda takut dan pengecut untuk bertemu dengan kami," tegas Najib saat orasi.

Massa masih juga memaksa masuk, namun dihalang-halangi oleh aparat kepolisian hingga akhirnya suasana pecah dan memanas tak terkendali yang menyebabkan massa terprovokasi oleh pasukan intel dari aparat kepolisian yang menyamar bergabung kedalam barisan aksi massa unjuk rasa. (red)

Penulis:

Baca Juga